Hingga Saat Ini, Sudah Ada 33 Gugatan Perkara Pilkada 2017 Yang Masuk Di MK

oleh

Lidik Jakarta – Terkait pilkada serentak pemilihan gubernur dan pemilihan bupati pada 15 Februari 2017 lalu telah di gelar 101 Daerah di seluruh Indonesia, namun rupanya Selama sepekan pembukaan pendaftaran kasus sengketa Pilkada 2017 di Mahkamah Konstitusi sudah terdapat 33 pengajuan gugatan.

Hal itu di sampaikan oleh Juru bicara MK Fajar Laksono Melaui pesan singkatnya, Selasa (28/02/2017) Mengatakan Sudah ada 33 permohonan perkara yang masuk Mahkamah Konstitusi

Diketahui Mahkamah Konstitusi (MK) membuka pendaftaran terkait permohonan perkara sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2017 sejak rabu 22/2/2017

Berdasarkan peraturan MK Nomor 3 Tahun 2016, pendaftaran permohonan sengketa baru dapat dilakukan oleh pemohon setelah pihak penyelenggara yang dalam hal ini adalah KPU, mengumumkan hasil perolehan suara.

Setelah melalui proses pendaftaran pengajuan sengketa, MK kemudian akan memeriksa kelengkapan permohonan pada tanggal 2 Maret hingga 3 Maret 2017 Mendatang.

Kemudian sidang pendahuluan baru akan dimulai pada tanggal 16 Maret hingga 22 Maret.

Sementara pemeriksaan persidangan akan dilaksanakan pada 20 sampai dengan 24 Maret 2017. Hasi pemeriksaan persidangan tersebut akan dibahas dalam Rapat Permusyawaratan Hakim pada tanggal 27 sampai dengan 29 Maret 2017 Nanti

Terhadap perkara tersebut, Mahkamah Konstitusi akan mengelar persidangan pada
6 April sampai dengan 2 Mei 2017 dan Hasil pemeriksaan persidangan akan dibahas dan
diputuskan dalam Rapat Permusyawaratan Hakim pada tanggal 3 sampai dengam 9 Mei 2017

Sebelumnya pada Saat jumpa pers beberapa waktu lalu Ketua MK, Arief Hidayat mengatakan bahwa lembaganya memberikan waktu 45 hari kerja untuk menyelesaikan perkara sengketa Pilkada.

MK menargetkan penanganan perkara sengketa Pilkada serentak akan selesai pada awal Mei 2017.

Editor : Adhe