HUT Bolmong ke-64, Bupati Luncurkan Program “ATM Beras” Pertama Kali di Sulut

oleh
Bupati Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow
Bupati Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow

BOLMONG,suaralidik.com – Lolak, Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow jumat (23/03) pada perayaan hari ulang tahunnya yang ke-64 tahun, Meluncurkan satu Program Pemerintah yang Pertama kali di Sulawesi Utara yaitu ATM Beras (Anjungan Terima Mandiri Beras) lewat Dinas Ketahanan Pangan

Bupati Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow mengatakan bahwa “ATM Beras (Anjungan Terima Mandiri Beras) Merupakan salah satu Program Prioritas Dinas Ketahanan Pangan diTahun 2018, merupakan perdana di Provinsi Sulawesi Utara, adalah sebagai implementasi atas undang undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, yang merumuskan ketahanan pangan sebagai kondisi terpenuhnya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, halal, merata dan terjangkau”, Ungkap Yasti

“Adapun maksud dan tujuan dari Program ATM Beras ini merupakan Harapan pemerintah sebagai perwujudan amanah undang-undang yakni pemenuhan pangan bagi masyarakat oleh pemerintah terpenuhi serta efesiensi waktu dalam pendistribusian pangan bagi masyarakat yang kurang mampu (penyesuaian waktu pengambilan sesuai kebutuhan dan menghindari resiko antri yang panjang), yang berbasis teknologi menjadikan fungsi kontrol yang aktual, akurat, mudah dan mengedepankan transparansi karena setiap transaksi langsung terinput otomatis secara online via internet dan sms database (nama user, jumlah jatah beras, waktu pengambilan)”, ujar Bupati Perempuan ini

Srikandi Bolmong ini juga menambahkan “Apresiasi pada masyarakat atas dukungan rakyat bagi pemerintah, serta bukti nyata kepedulian kasih sayang pemerintah bagi rakyat bolaang mongondow serta Transparan karena masyarakat dan pemerintah secara bersama sama melakukan monitoring. Pemerintah dari segi aktualisasi data serta masyarakat dapat mengawasi apabila ada masyarakat yang dari segi financial mampu, ataupun yang kurang mampu sudah/sedang terdaftar pada bantuan sosial pemerintah lainnya yang berupa pangan/beras namun masih mendapatkan ATM Beras”, Tambahnya

Sementara itu kepala Dinas Ketahanan Pangan Hasran Tongkukut mengatakan bahwa “sasaran utama pemegang kartu ATM Beras adalah masyarakat penerima manfaat yang nota bene merupakan masyarakat kurang mampu yang belum sempat terdaftar/terakomodir pada program bantuan sosial pemerintah misalnya Raskin dan program serupa lainnya”, Beber Hasran

“Untuk Validasi dan Verifikasi data dilakukan oleh Bidang ketersedian dan cadangan pangan diDinas ketahan pangan, Tim kecamatan/kantor Camat bersama kepala desa/sangadi selanjutnya melakukan sinkronisasi data ke Dinas/Badan terkait untuk uji data guna memastikan program yang dimaksud tepat guna, serta tepat sasaran” terang Mantan camat Lolayan ini

Adapun untuk Program atau kegiatan ATM Beras ini baru ditempatkan di ibukota kabupaten tepatnya di Lolak, Nanti jika program ini berhasil maka akan disiapkan di semua kecamatan atau desa yang ada dikabupaten bolaang mongondow

ATM Beras ini atau disingkat ATMB adalah perangkat yang bisa mengeluarkan beras dalam jumlah tertentu secara otomatis. Beras keluar dengan cara menempelkan kartu RFID (Radio Frequency Identificatioan) atau kartu elektronik lainnya dibagian tertentu (card reader) pada perangkat tersebut

Secara Fisik, Perangkat ini berukuran 60 cm × 60 cm × 160 cm, berbentuk kotak/lemari, mirip mesin ATM biasa berkapasitas sekitar seperempat Ton Beras. Mesin ini juga dilengkapi dengan perangkat elektroniknyam modem hybird untuk network GSM/satelit untuk derah terpencil, serta sistem kontrol dan pemantauan berbasis M2M (machine to machine) IoT (Internet of Things). (***is)