HUT Sulsel ke-348, SYL Klaim Bulukumba Semakin Maju Mandiri dan Modern

oleh
Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto jadi Irup Upacara peringatan HUT SULSEL ke-348 di halaman kantor Bupati Bulukumba. Kamis (19/10/17).

BULUKUMBA, Suralidik.com – Momentum upacara peringatan Hari Ulang Tahun Sulawesi Selatan dimanfaatkan para pegawai lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba, instansi vertikal, BUMN, BUMD untuk berbusana cantik dengan balutan pakaian adat ciri khas Sulawesi Selatan. Pada upacara peringatan HUT tersebut, para pegawai memang diwajibkan untuk menggunakan busana adat khas Sulawesi Selatan.

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto jadi Irup Upacara peringatan HUT SULSEL ke-348 di halaman kantor Bupati Bulukumba. Kamis (19/10/17).

Selain didominasi oleh busana khas Bugis Makassar, beberapa dari peserta upacara juga menggunakan baju adat khas Tana Towa Kajang, yaitu jas tutup warna hitam yang dipadu sarung Kajang dan penutup kepala Passapu. Tidak terkecuali Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto yang nampak gagah dan berwibawa memakai baju adat khas Tanah Towa Kajang ketika menjadi inspektur upacara Peringatan HUT Sulawesi Selatan yang ke 348 di halaman Kantor Bupati Bulukumba, Kamis (19/10/17).

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya Gubernur Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengklaim berbagai kemajuan dan prestasi yang diraih dalam kurun waktu 9 tahun di Bulukumba. Misalnya ia menyebut prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih dalam 7 tahun berturut-turut.

Begitu pun berbagai bukti kemajuan dipaparkan, diantaranya pertumbuhan ekonomi dalam 5 tahun terakhir selalu berada diatas 7,4 Persen, bahkan ketika Provinsi lain mengalami perlambatan ekonomi, justru Sulawesi Selatan  pertumbuhan ekonominya malah meningkat dan berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Pengangguran terbuka pada Februari 2017 telah berhasil diturunkan menjadi 4,77 persen, lebih rendah dari angka pengangguran Nasional sebesar 5,33 Persen. Angka kemiskinan di Sulsel tahun 2016 tercatat 9,38 persen, lebih rendah dibandingkan angka kemiskinan nasional yang berada pada 10,04 Persen; dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari peringkat 23 pada tahun 2008, beranjak ke posisi 14 secara nasional pada tahun 2016 dengan capaian sebesar 69,76.

Selain itu SYL juga mengklaim Sulawesi Selatan semakin mandiri yang ditandai dengan Overstock Beras 2,4 Juta Ton  yang mensuplai kebutuhan beras 17 provinsi; Produksi Jagung Sebesar 2,21 Juta Ton; yang menjadi subtitusi Jagung import

Ditambahkannya bahwa Sulawesi Selatan juga semakin modern dengan bukti nyata yaitu adanya Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Sidrap dengan kapasitas 75 Megawatt dan akan menambah surplus tenaga listrik Sulawesi Selatan yang saat ini sudah mencapai 500 Megawatt; Pembangunan Elevated Road Ruas Maros-Bone di Camba; Diluncurkannya penggunaan Mobil dan Motor Listrik yang menandai dimulainya peradaban baru transportasi di Sulawesi Selatan; Pembangunan jalur kereta api lintas pulau Sulawesi yang diawali pada jalur kereta api lintas Makassar –Pare Pare.

“Dalam waktu dekat ini kita akan melakukan Ground Breaking Elevated Toll sepanjang 5,1 kilometer yang akan dibangun melayang diatas Jalan A. P Pettarani yang akan mengurai titik kemacetan di Kota Makassar,” ucap Tomy Satria Yulianto membacakan sambutan Gubernur SYL

Kata SYL, adalah naif apabila seorang pemimpin mengklaim keberhasilan karena hasil kerjanya sendiri. Dalam pemahaman SYL, keberhasilan yang diraih adalah

akumulasi dari hasil kerja bersama. Menurutnya tidak mungkin Sulawesi Selatan bisa maju seperti ini kalau keamanan tidak kondusif, karena itu terima kasih kepada Jajaran TNI dan Kepolisian serta aparat lainnya yang telah bekerja keras mewujudkan ketentraman, ketertiban dan keteraturan sehingga aktifitas ekonomi dan sosial budaya bisa berlangsung dengan sangat progressif.

Lebih lanjut, ia mengatakan keberhasilan ini tidak mungkin bisa diraih kalau mitra legislatif di DPRD tidak ikut mendukung kebijakan Pemerintah Daerah, kemitraan yang saling menunjang dan komunikasi yang intens antara Eksekutif dan Legislatif selama hampir 9 tahun telah membawa Sulsel meraih 236 penghargaan nasional.


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama