Ibu Rumah Tangga Ini Ditangkap Unit PPA Polres Bulukumba Usai Lakukan Penganiayaan Bulan Lalu

oleh
Unit PPA Polres Bulukumba saat berada di depan rumah Sabria Als Juso di Desa Sipaenre Kindang,Kamis (18/8/2016) petang- ANDI AWAL/SUARALIDIK
Kanit PPA Polres Bulukumba Bripka Asriaty bersama Pelaku penganiayaan,Sabria Als Juso di kediamannya di Desa Sipaenre Kindang,Kamis (18/8/2016) petang- ANDI AWAL/SUARALIDIK
Kanit PPA Polres Bulukumba Bripka Asriaty bersama Pelaku penganiayaan,Sabria Als Juso (tengah)di kediamannya di Desa Sipaenre Kindang,Kamis (18/8/2016) petang- ANDI AWAL/SUARALIDIK

 

SUARALIDIK.com,BULUKUMBA. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba bersama dengan Piket Reskrim Polres Bulukumba pada Kamis (18/8/2016) petang sekitar Pukul 18.00 Wita telah melakukan penangkapan terhadap seorang Ibu Rumah Tangga bernama Sabria als Juso Binti Daming.

Adalah Kanit PPA Polres Bulukumba,Bripka Asriaty yang melakukan penjemputan sekaligus penangkapan Sabria Als Juso (38) di Dusun Bonto Rita Desa Sipaenre Kecamatan Kindang Bulukumba yang berjarak sekitar kurang lebih 80 Km dari Kota Bulukumba.

Sabria Als Juso ditangkap atas Laporan Kasus Penganiayaan atas korban Hasniati Binti Taherong (35) pada tanggal 9 Juli 2016 lalu. Sabria setelah melakukan penganiayaan terhadap Hasniati sempat bersembunyi di daerah Bantaeng selama sebulan. Namun atas informasi dari korban kepada Unit PPA Polres Bulukumba bahwasanya Sabria telah kembali kerumahnya kemarin siang, Bripka Asria bersama anggotanya dan Piket Reskrim pin langsung meluncur ke Kecamatan Kindang menjemput tersangka.

Iya dinda ,tadi petang sekitar pukul 18.00 WITa jelang Maghrib, Kami bersama Piket Reskrim telah menangkap pelaku penganiayaan atas nama Sabria Als Juso di kediamannya di Dusun Bonto Rita Desa Sipaenre Kindang” ujar Asriaty kepada Redaksi SuaraLidik,Kamis malam.

Atas perbuatannya tersebut pelaku Sabria terpaksa harus mendekam di sel tahanan Polres Bulukumba dan penyidik menjeratnya dengan pasal 351 Ayat 1 KUHPidana ancaman kurungan dua tahun delapan bulan

Kita masih memeriksa pelaku Sabria, dan apapun alasannya itu nanti dijadikan pembelaan pelaku di pengadilan.Sedangkan barang bukti hasil visum korban telah kita amankan untuk menjerat pelaku,” tutup Kanit PPA Bripka Asriaty.

Penulis/Editor : Andi Awal