Idil Akbar : KNPI Siap Menjadi “Sparing Partner” Bagi Pemerintah

oleh
Idil Akbar : KNPI Siap Menjadi "Sparing Partner" Bagi Pemerintah
Idil Akbar : KNPI Siap Menjadi "Sparing Partner" Bagi Pemerintah

BULUKUMBA,SUARALIDIK.COM – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) Bulukumba, memperingati hari ulang tahunnya yang ke-44 sekaligus dirangkaikan dialog kebangsaan dan Dirgahayu Indonesia, Acara tersebut terlaksana di Aula Hotel Arini I, Jalan Dato Tiro Kec. Ujungbulu, acara tersebut dihadiri ratusan peserta dari sejumlah organisasi kemahasiswaan, pemuda dan lembaga swadaya masyarakat.

Idil Akbar : KNPI Siap Menjadi "Sparing Partner" Bagi Pemerintah
Idil Akbar : KNPI Siap Menjadi “Sparing Partner” Bagi Pemerintah

Kegiatan KNPI Bulukumba tersebut dimoderatori oleh Hermayanto Daeng Malaja’ yang memeberikan pra wacana pada diskusi tersebut bahwa situasi kebangsaan telah menuai banyak cobaan, mulai dari soal kemajemukan yang mulai terpecah, serta utang negara yang makin meningkat jumlahnya, dan itu dapat mempengaruhi situasi pasar pada sektor ekonomi kerakyatan, dan juga mayoritas mayarakat kita cendrung konsumtif tidak berbasis prngusaha atau industri kreatif, pada acara yang berlangsung dialektif hingga sore hari, (Rabu/02/08/2017), tampil sebagai pembicara, Ketua DPD I KNPI Sulsel, Imran Eka Saputra, Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, Ketua Hipmi Sulsel, Herman Hezer, Ketua DPD II KNPI Bulukumba, Idil Akbar, dan Ketua KIPP Bulukumba, Ahmad Alghazali. Yang berhasil diliput wartawan Suara Lidik Pro, narasumber Yang ada menegaskan bahwa setiap kita bisa menjadi pengusaha jika niat, kerja keras, dan mengetahui jalur serta model usaha yang diinginkan.

Sambutan Ketua DPD KNPI Bulukumba A. Idil Akbar menyampaikan bahwa di Bulukumba khususnya pengurus juga ada beberapa yang sudah mengambil sikap menjadi pengusaha, ” tentunya kedepan kita akan lebih bersinergi lagi bersoalisasi kepada teman-teman OKP yang berhimpun untuk juga terlibat aktif menjadi pengusaha, dan Kami KNPI selalu siap menjadi Sparing Partner bagi pemerintah daerah baik secara konsep maupun pemberdayaan-pemberdayaan pada sektor kepemudaan, tak lain untuk mengenali serta menggali segala potensi yang ada di daerah Bulukumba ini”, ucap Idil Akbar, dalam sambutannya.

Wakil Bupati Bulukumba pada saat memberikan materinya menjelaskan, “Data yang ada, dari 435 ribu jiwa di Kabupaten Bulukumba, tiga puluh persen di antaranya adalah usia produktif yang dikategorikan sebagai pemuda, artinya pemuda harus punya peran dalam dalam hal mengembangkan potensi-potensi yang ada di Bulukumba, kreatifitas pemuda kita di perlukan, pada intinya pemuda harus selalu tampil untuk melakukan perubahan-perubahan secara positif“, jelas Tomy Satria

Ketua Umum PMII Bulukumba, Muhammad Amin Lahaseng, “Semoga diskusi ini bukan hanya wacana yang berkembang, tetapi tentunya juga dapat di aktualkan, kader KNPI harus juga mengambil bagian dalam proses pembangunan, ada banyak potensi yang harus di kembangkan, contohnya ikan asap yang ada Kecamatan Herlang dan Bontotiro, namun tentunya, HIPMI dan pemerintah daerah harus mengsupport pemuda yang punya niat menjadi pengusaha di Bulukumba ini“, cetus Aming.

Sekretaris Umum Himpunan Mhasiswa Islam (HMI) Cabang Bulukumba, Ar Ebit Supadi, berharap pemerintah segera mencairkan anggaran KNPI, menurutnya kisruh di tubuh KNPI bukanlah alasan yang berdasar bagi pemerintah sehingga anggaran kepemudaan ditahan.

Kasihan kalau anggaran itu tidak dicairkan, banyak program yang terbengkalai. Termasuk kita orgaisasi yang berhimpun, tidak bisa dapat anggaran, karena semuanya sudah satu pintu ada di KNPI, padahal kita di Hmi banyak program yang juga perlu pembiayaan,”terangnya. (HERMAYANTO/RED2)