Indra Yasin : Tradisi Mandi Safar Sebagai Bentuk Tawakal Kepada Allah SWT

oleh

Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin saat mandi safar bersama masyarakat, (foto Humas).

Gorontalo, Suaralidik.com – Ritual mandi safar adalah sebuah ritual yang telah dilakukan turun-temurun oleh warga Kecamatan Atinggola di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Provinsi Gorontalo sejak puluhan tahun lalu, serta merupakan agenda tahunan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gorut yang di pusatkan di Kecamatan Atinggola.

Bupati Indra Yasin yang juga pemegang gelar Adat Tauwa Lo Madala bersama Istri disambut oleh pemangku adat (Bate Lo Atinggola) untuk menjalani sejumlah prosesi adat Mo Maklumat (Meminta Izin).

Usai mengikuti prosesi Adat Mandi Safar, Bupati dalam sambutannya menyambut baik setiap agenda dan kegiatan Kebudayaan yang mengangkat Tradisi dan kearifan lokal Kabupaten Gorut khususnya yang ada di Kecamatan Atinggola.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan tradisi kebudayaan Mandi Safar bersama masyarakat. Tentu selain menjadi tradisi dan kearifan lokal, ada makna yang tersirat dalam Mandi safar, salah satunya sebagai bentuk tawakal kita kepada Allah SWT,” ungkap Indra Yasin.

bupati menjelaskan Kegiatan mandi safar sebagai bentuk doa kepada Tuhan YME untuk menghindarkan daerah dari musibah dan bencana.

“Makna mandi safar seperti Air yang sifatnya mencari dataran rendah untuk memberi kesejukan dan kehidupan bagi manusia. Sehingganya, melalui Ritual Mandi safar ini diharapkan air yang mengalir dapat membawa manfaat dan berkah untuk disyukuri, serta menjauhkan Bala bagi Daerah”,jelas Bupati Indra.

Indra mengajak masyarakat untuk Banyak bersyukur dan menjalankan ibadah, serta menjauhi larangan Tuhan YME, agar kita dijauhkan dari segala keburukan.

“Kita harus Belajar dari musibah yang akhir-akhir ini terjadi baik yang ada di Aceh, Lombok, dan Palu. Jangan nanti ada musibah, barulah kita ingat akan Tuhan. Mudah-mudahan kita dijauhkan dari segala musibah yang dapat menimpa masyarakat dan daerah Gorut”,pungkas Bupati Indra Yasin.

Kegiatan Mandi Safar yang dipusatkan di Desa Buata Kecamatan Atinggola ini dihadiri jajaran Pimpinan OPD, Camat, Kepala desa, pemangku adat serta masyarakat.(***TR/03).