Ingat Kasus Penikaman Oknum Satpol PP Yang Menewaskan Anggota Polda Sulsel ? Hari Ini Adalah Sidang Perdananya

oleh
oknum satpol PP
Sidang perdana kasus penikaman oleh oknum satpol PP

Lidik Makassar – Seperti yang dikemukakan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat, Hidayatullah mengatakan kasus penyerangan kantor Balaikota, Makassar yang menyeret lima oknum satuan Sabhara Polda Sulsel tetap akan dilanjutkan hingga proses persidangan.

Sidang perdana kasus penikaman oleh oknum satpol PP Senin 23/01/2017

Hal itu disampaikan Hidayatullah menyusul adanya isu rencana tim kuasa hukum Polda Sulsel dan Pemerintah Kota Makassar untuk melakukan upaya damai dengan mencabut laporan.
Proses damai tidak menghentikan proses pidana seseorang, apalagi kasus ini sangat jelas unsur pidananya,”kata Hidayatullah kepada wartawan saat ditemui di gedung Kejaksaan Tinggi Jl Urip Sumoharjo Makassar, Jumat (20/01/2017).

Hari ini Senin 23/01/2017 dijadwalkan digelar sidang perdana kasus dugaaan penikaman yang menewaskan anggota satuan Sabhara Polda Sulsel, Bripda Michael Abraham .

Persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan atas tersangka oknum Satpol PP lingkup Pemkot Makassar berinisial J digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Jl Kartini.
Pengadilan Negeri Makassar telah menunjuk tiga orang hakim.

Ketiga hakim yang disebutkan, Cening Budiana sebagai hakim ketua. Sementara sebagai hakim anggota yakni Rika Mona Pandegirot dan Budiansyah.

“Majelis hakim yang ditunjuk untuk menyidangkan perkara ada tiga orang,”kata Humas PN Makassar, Ibrahim Palino.

hasil pantauan suaralidik.com diruang persidangan tampak hadir sejumlah pengacara tersangka.Tidak hanya itu, para awak media baik media cetak, online dan TV, juga terlihat memadati depan ruangan persidangan.

Bripda Michael diketahui tewas di kantor Balaikota Makassar beberapa bulan lalu pasca penyerangan sekelompok orang diduga anggota Polisi. Namun naasnya, penyerangan itu anggota Polisi ini tewas diduga ditikam oleh anggota Satpol PP berinisial J.

Jusman, terdakwa kasus dugaan penikaman anggota Polda Sulsel, Bripda Michael Abraham terancam hukuman pidana 15 tahun penjara dalam persidangan yang digelar

Terdakwa merupakan anggota Satpol PP Pemkot Makassar dinyatakan terbukti bersalah melakukan penganiayaan atau penikaman yang menewaskan seseorang.

Oknum Satpol PP dinyatakan terbukti melanggar pasal 338, dimana dalam bunyinya barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana paling lama 15 tahun penjara.

Selain itu, dalam dakwaan JPU, Jusman juga dijerat pasal 351 dengan ancaman 7 tahun Penjara. Ia juga dikenakan pasal penganiayaan berat yakni 354 dengan ancaman 10 tahun penjara.

Bripda Michael diketahui tewas di kantor Balaikota Makassar beberapa bulan lalu pascapenyerangan sekelompok orang diduga anggota Polisi. Namun naasnya, penyerangan itu anggota Polisi ini tewas diduga ditikam oleh anggota Satpol PP berinisial J.

(ATT/MKS/BCHT/DSR)