Ini  Alasan DPD Demokrat Gorontalo Merasa Dilecehkan

oleh -203 views
Foto : Ketua komisi pengawasan DPD Demokrat Gorontalo Amir Habuke,(foto Thoger).

Gorontalo, Suaralidik.com – Dua nama calon PWA Wakil Bupati (Wabub) Gorontalo hasil rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPP PPP menuai kecaman dari kubu DPD Demokrat Gorontalo.

Mereka menilai apa yang dilakukan oleh DPP PPP merupakan pelecehan buat Demokrat yang juga sebagai partai pengusung paket NAFAS kala itu.

“Yang pasti bukan hanya demokrat saja tapi Ketua DPW PPP juga kaget, kita sudah mendatangi beliau untuk menkonformasi terkait informasi yang beredar diluar bahwa sudah ada rekomondasi dari PPP 2 nama yaitu Arifin Djakani dan Hamid Kuna, yang kita lohat tidak sesuai dengan apa yang kita usulkan bersama dengan partai Demoktar.”tutur Amir Habuke selaku Ketua komisi pengawasan DPD Demokrat Gorontalo dengan nada kesal.

Menurut Amir, Hamid Kuna selaku wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo dari partai Hanura tak masuk dalam enam nama yang diusulkan oleh DPC PPP maupun DPC partai Demokrat.

“Sesuia kesepakatan bersama, PPP mengusulkan 3 nama, Arifin Djakani, Hadija Tayeb, Ahmad Lihu dari, dan Demokrat sendiri, Nani Mokodongan, Chamdi Mayang, dan Herman Walangadi. Kok bisa ada nama Hamid Kuna yang keluar direkomendasi DPP PPP, ini kan lucu dan penuh tanda tanya.”keluh Amir Habuke yang juga ketua praksi Demokrat di DPRD Kabgor.

Sebelumnya pihaknya berharap DPP PPP mengeluarkan rekomendasi dari ke 6 nama yang telah disedorkan oleh ke dua partai pengusung, karena itu sudah diketau oleh user (Bupati Prof Nelson Pomalingo).

“Kami merasa ini adalah pelecehan terhadap partai Demokrat, kami mempertanyakan perihal surat ini apakah diketahui oleh ketua DPW PPP ternyata tidak, malahan diketahuinya setelah dibawa oleh salah satu calon.”ungkap Amir.

Lanjut Amir, kalau di Demokrat surat seperti itu melalui DPD kemudian diteruskan ke DPC, itu mekanisme yang ada di Demokrar, pihaknya tidak mengetahui kalau di PPP mekanismenya seperti apa.

“Calon tidak bisa ikut campur dalam hal pengusulan ini, mereka hanya menunggu apa yang distujui oleh kedua partai penguusung itu yang harus diterima, kesepakatan ini tidak bisa lari dari mekanisme yang awal kita bangun bersama.”ucam Amir.

“Sekali lagi saya sampaikan Demokrat mersa dilecehkan dengan adanya keputusan DPP PPP yang melahirkan kedua nama yang salah satunya bukan dari hasil usulan kedua partai pengusung. Kami meminta DPP harus menghargai apa yang menjadi usulan DPC.”terang Amir.

Ia juga yakin bahwa DPP Demokrat akan merekomendasikan Dua nama hasil usulan dari DPC. Karena menurutnya Demokrat memiliki etika politik yang baik.

“Bukan serta merta siapa yang komunikasinya lebih tinggi lalu lahir rekomendasi atas nama dia, tidak begitu karena kita masih punya etika partai, Demokrat selalu mengedepankan etika.”jelas Amir.

Amir menambahkan, akan segera melakukan pertemuan dengan pengurus DPC PPP membicarakan hal ini.

“Saya juga telah menghubungi Ketua DPC PPP, Syam T Ase dan beliau membenarkan rekomendasi tersebut, dan beliau mengatakan PPP akan mengundang Demokrat untuk duduk bersama membahas hal itu, dan pasti kami tidak setuju karena Demokrat berharap ini semua sesuai mekanisme.”tutup Amir Habuke.(***Rollink).