Ini Dia, Empat Anak Bulukumba yang Wakili Sulsel di FASI ke-10 Tingkat Nasional

oleh
Ini Dia, Empat Anak Bulukumba yang Wakili Sulsel di FASI ke-10 Tingkat Nasional

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Kabupaten Bulukumba kembali mengirimkan putra dan putrinya ke pentas Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) ke-10 Tingkat Nasional. Empat anak dari Bulukumba terpilih mewakili Sulawesi Selatan bersama kafilah dari kabupaten kota lainnya akan berangkat pada 13 September 2017 mendatang ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, lokasi FASI digelar.

Ini Dia, Empat Anak Bulukumba yang Wakili Sulsel di FASI ke-10 Tingkat Nasional

Keempat anak tersebut adalah Ahmad Firgiawan Asrul (menggambar Pa), Syifatul Ulya (peragaan shalat), Rihadatul Fitriah (menggambar Pi), dan Davhina Inyo (cerita islami). Mereka dilepas langsung oleh Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali yang didampingi oleh para pembinanya pada Jumat (8/9/17). di ruang kerja Bupati.

Ketua DPP BKPRMI Bulukumba, Umar Tawakkal menyampaikan bahwa kafilah Bulukumba akan mewakili 4 jenis lomba dari 29 lomba yang akan dipertandingkan. Selain Bulukumba, Kabupaten Bone dan Kota Makassar masing-masing mengirimkan 5 wakilnya, dan selebihnya diwakili oleh daerah lain, bahkan ada kabupaten yang tidak mendapat bagian untuk mengirimkan wakilnya ke pentas FASI tingkat Nasional tersebut.

“Bulukumba telah mempersembahkan 4 kafilah terbaik mewakili Provinsi Sulawesi Selatan di Banjarmasin. Insya Allah kami ingin mengharumkan nama baik Sulawesi Selatan khususnya Bulukumba pada event nasional tersebut,” ujar Umar Tawakkal.

A.M Sukri Sappewali menyampaikan terima kasih atas prestasi yang diraih anak-anak Bulukumba sehingga dapat mewakili Bulukumba pada FASI ke X tingkat nasional.

“Kepada anak- anakku, para pendamping serta official untuk menjaga nama baik daerah kita, berbuatlah yang terbaik dan jagalah kesehatan selama bertanding,” tutur AM Sukri Sappewali

AM Sukri berharap kepada Kabag Kesra Hj Umrah Aswani yang menjadi ketua rombongan untuk tetap menjalin komunikasi tentang perkembangan kafilah di sana. Ia juga memberikan uang saku kepada peserta kafilah, dan berjanji memberi bonus apabila mendapat juara.

Acara pelepasan dihadiri Asisten II Junaedi Abdillah, Kepala TU Kementerian Agama Muhammad Yunus, orang tua fafilah, pelatih dan official.