Ini Harapan Nurdin Abdullah Saat Membuka Rapat Kerja ICKN Sulsel Di Balai Kartini Bantaeng

oleh

SUARALIDIK.COM, Bantaeng – Hari ini Ikatan Cendekiawan Kraton Nusantara (ICKN) Sulawesi Selatan Gelar kerja dan seminar yang di hadiri oleh Bupati Bantaeng, H.M. Nurdin Abdullah selaku Eksekutif Presidium ICKN Provinsi Sulawesi Selatan, didampingi Ketua TP. PKK Bantaeng Hj. Liestiaty F. Nurdin di Gedung Balai Kartini Bantaeng. Minggu (02/07/2017)

Hari ini Ikatan Cendekiawan Kraton Nusantara (ICKN) Sulawesi Selatan Gelar kerja dan seminar

Pelaksanaan rapat kerja yang mengusung tema “Peran Kraton Dalam Memasuki Siklus 7 Abad Kebangkitan Nusantara Menuju Masyarakat Sulsel yang Madani” ini diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari perwakilan ICKN Kabupaten / Kota se-Sulawesi Selatan.

Dikatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai tuntutan organisasi untuk melaksanakan misi dan program kerja. Menyatukan tekad demi persatuan dalam menjaga dan mengembangkan tradisi seni budaya lokal sebagai warisan leluhur.

Ketua Presidium ICKN Pusat, H. Muh. Asdar menyampaikan rasa bangganya karena ICKN Sulsel menjadi contoh kepengurusan yang paling baik.

Rapat kerja ICKN Sulsel ini adalah raker pertama yang diselenggarakan. Ini menjadi tanda bahwa organisasi ini mulai semakin mapan. Jadi sangat berharap agar raker ini dapat melahirkan suatu konsep yang membawa ICKN sebagai pemersatu nilai budaya bangsa”, katanya.

Sementara itu Bupati Bantaeng, sebelum membuka Rapat Kerja secara resmi, mengatakan bahwa besar harapannya agar ke depan ICKN harus memberi kontribusi, ide, dan konsep untuk membangun daerah.

Kontribusi utama yang diharapkan adalah melahirkan gagasan-gagasan visioner tetapi juga implementatif untuk membangun bangsa dan daerah. Kita harus punya warna intelektual karena memang ICKN sangat sarat dengan potensi sumber daya manusia yang luar biasa”.

Tampak hadir pada Rapat kerja ICKN Sulsel tersebut antara lain Ketua Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN), Pangeran Arif Natadiningrat (Sultan Sepuh Cirebon), Sultan Palembang Darussalam, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, Sekjen FSKN, Bunda Yani, Bendahara FSKN Pusat, Jendral Polisi A. Mapparessa, Hj. Raden Ayu Dewi Ike Sartika (Kerajaan JaBar), Kangen Pangeran Yuroyudo (Pangeran Yogya), Ruliah (pemerhati adat budaya Tolaki), Kepala BKPSDM, H. Asri Sahrun, Kadis Perhubungan, Andi Baso Fahrir, Kabag Humas dan Protokol, Idham Kadir, serta para perwakilan ICKN Kab. Barru, Kab. Sidrap, Kotamadya Pare-Pare, Kab. Selayar, Kab. Bulukumba, Kab. Jeneponto, Kab. Takalar, Kab. Gowa, Kab. Enrekang, Kab. Tana Toraja, Kab. Luwu, Kab. Bone, dan Kab. Wajo. [HMS|Red3]