Ini Kata Kaum Hawa Tentang Pesan Surat Aquila

oleh

SuaraLidik.com–Beberapa hari terakhir nama Aquila mendadak populer di kalangan masyarakat Bulukumba. Mahasiswa semester dua salah satu PTS di Makassar ini pada Sabtu, (22/Oktober/2016), telah menulis surat pada Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba. Surat itu ia tulis sebagai kado ulang tahun AM. Sukri Sappewali, Bupati Bulukumba. Ia juga menyebut surat itu sebagai bentuk penebusan dosa atas cara pandangnya yang tidak adil di masa lalu terhadap pasangan Sukri-Tomy.

Aquila, dalam suratnya tak sungkan menyatakan kekagumannya kepada Bupati dan Wakil Bulukumba. Menurutnya, keharmonisan hubungan orang nomor satu di Bulukumba ini dengan wakilnya adalah modal besar untuk pembangunan Bulukumba.

Bupati Bulukumba, AM. Sukri Sappewali, sebagaimana telah dirilis banyak media mengungkapkan kekaguman, apresiasi dan pujiannya terhadap sikap Aquila. “Ketulusan, kejujuran, dan kesantunan kalimat Ananda Aquila menandakan bahwa ia anak muda yang cerdas,” ujar A. Sukri, dikutip dari rilis media yang beredar.

Surat Aquila tidak hanya mengundang perhatian AM. Sukri Sappewali, Bupati Bulukumba. Lebih dari itu, pesona kejujuran dan ketulusan sikap Aquila juga menggelitik kaum hawa asal Bulukumba yang berdomisili di Makassar.

Lili Suryani, wanita 32 tahun yang berkarir di PT. Valbury Asia Futures, Makassar ini mengaku kagum pada Aquila setelah membaca surat terbuka yang beredar banyak di media sosial itu.

Menurut Lili, panggilan akrab wanita cantik ini, surat terbuka Aquila bukan hanya berisi soal kejujuran dan ketulusan. Lebih dari itu, ia sesungguhnya mengajarkan tentang kesejatian cinta.

“Benar, dari segi usia, mungkin Aquila memang hanyalah seorang adik kecil. Tetapi sikap dan kematangan sikapnya bisa dikatakan telah melampaui fase kedewasaan. Tidak banyak orang yang bisa bersikap seperti dia,” kata Lili.

Kemantapan hatinya mencintai Bulukumba sebagai tanah lahirnya, lanjut Lili, adalah bentuk implementasi cinta sejati. Tak banyak variabel politis yang menjadi dasar pertimbangannya. Ia semata melihat indikator rasional saat ini dalam kaitannya dengan maju atau mundurnya Bulukumba di masa depan.

“Berharap suatu waktu saya bisa bertemu adinda Aquila, saya tak ragu belajar sikap darinya,” ungkap Lili.

Demikian halnya dengan pendapat Dwi Erviana Pasimai, mahasiswa semester V Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin. Gadis ayu 20 tahun asal Bulukumba ini juga menyatakan kekagumannya pada pesan-pesan cinta yang disampaikan Aquila dan suratnya. Ia mengaku tergetar saat membaca kalimat demi kalimat dalam surat itu.

“Singkat saja, surat ini membawa pesan cinta yang demikian kuat. Dada saya sampai bergetar membacanya,” kata Dwi.

Seperti Lili, Dwi pun melihat Aquila sangat mencintai Bulukumba. Karena kecintaan itulah hingga ia tak sungkan mengakui kelebihan pasangan Sukri-Tomy, sosok yang pernah ia benci di masa lalu.

Sebagai orang Bulukumba, kata Dwi, ia sangat berharap agar sikap Aquila bisa diadopsi. “Ini penting agar seluruh elemen masyarakat di Bulukumba bisa bekerja bahu membahu untuk membangun kejayaan Bulukumba, Semoga,” tutup Dwi.