Ini Pesan dan Kesan Dosen Purnabakti FKIP UPRI Makassar dalam Acara Yudisium dan Ramah Tamah

oleh

Makassar,suaralidik.com – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pejuang Republik Indonesia (FKIP-UPRI) Makassar laksanakan kegiatan Yudisium dan Ramah Tama di Gedung Manunggal Mini Kodam VII Wirabuana di jalan Urip Sumoharjo Kilometer 7 (Tuju) Makassar. Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus yayasan beserta jajarannya, para Wakil Rektor Universitas Pejuang RI Makassar, Para Dekan Se Universitas Pejuang RI Makassar, Para Wakil Dekan pada FKIP Universitas Pejuang RI Makassar.

Kegiatan Yudisium dan Ramah Tamah kali ini menghadirkan agenda acara pemberian penghargaan kepada dosen purnama bakti sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan tersebut yang diwakili langsung oleh Ibu Mulyani, S. Pd, M. Pd yang merupakan dosen yang berhombes Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Pejuang RI Makassar.

Mulyani, S. Pd, M. Pd dalam sambutanya menyatakan “Izinkanlah bunda memanggil ananda semua yang hadir di tempat ini terkecuali pembina yayasan, karena saya bangga mulai dari wakil rektor sampai Dekan FKIP beserta jajaranya itu adalah bagian dia lahir dalam kandungan bunda” Ungkapnya.

“Bunda berempat menginjakan kakinya di kampus I dengan nama Universitas Veteran RI Makassar yang tepatnya di Jalan Gunung Bawakaraeng dan diterima langsung oleh almahrum Bapak H. Nurtinri tepatnya 1 Maret 1981, jadi mulai 1981 tidak terasa dari detik ke menit, jam ke hari, bulan ke tahun sampailah kita di tahun 2017 berarti sudah 36 tahun bunda di Universitas Pejuang RI Makassar dengan nama barunya untuk mengabdikan diri yang tidak pernah lengah, merasa lelah untuk mengajar, mendidik, membina, sampai ananda mencapai gelar sarjana pendidikan” Ucapnya

Lanjut Mulyani yang biasa disapa dengan nama Bunda oleh civitas Akademik Universitas Pejuang RI Makassar menyatakan “Bunda sangat teraharu dan berterima kasih kepada ketua panitia dan Dekan FKIP Univerisitas Pejuang RI Makassar beserta jajaranya karena baru kali ini ada acara pemberian penghargaan kepada dosen purnama bakti, itu menandakan anak yang tidak perna lupa kepada ibunya yang memberikan baktinya, bimbingan, asuhan dan binaan serta mendidik ananda sampai sekarang”

Tidak terasa 36 tahun di Universitas Pejuang RI Makassar dalam suka dan duka untuk mengarungi walaupun kadang-kadang muncul gelombang dahsyat tapi karena rasa cinta, kebersamaan dan keiklhasan akhirnya selalu mengadakan wisuda setiap tahun dengann selamat.

“36 tahun itu bukan waktu yang singkat hampir ½ abad kita bersama bercengkaraman, bergembira untuk meniti titian yang penuh cobaan sampai ke titik keberhasilan anak-anak kita. Yang paling berkesan buat bunda adalah hadir di Universitas Veteran RI/Universitas Pejuang RI Makassar pada umur 30 tahun pada waktu itu masih bagaikan sekuntum bunga mawar merah yang sedang mekar untuk mengasuh, membina, mendidik sampai apa yang kita saksikan sekarang misalnya Bapak Dr. H. Rivai Manna dan DR. H. Mustain Tahir masih mahasiswa kalau saya tidak salah tahun 1984, tapi apa yang kita lihat sekarang sudah hampir Prof, itu tidak lepas dari bimbingan bunda”. Ucap Dosen Primadona ini di tahun 80-an.

“Alhamdulilla kesan yang lain adalah Bunda perna mengajar 25 kelas dengan 3 mata kuliah karena 1 jurusan atau prodi terdiri dari 8 kelas dari tahun 1988-1995 terpaksa bunda mengajar dari jam 07.00 pagi sampai jam 06.00 sore kadang-kadang bunda jalan kaki dengan mahasiswa sampai di jembatan panara karena tidak lagi ada pete-pete, semoga ini akan kembali seperti tahun-tahun sebelumnya yang penting ada kebersamaan. Jazad boleh berpisah tetapi hati tetap terpaut, jangan ada dusta di antara kita.” Tutup Mulyani dalam sambutanya.***Release