Ini Sambutan Bupati Bolmong Terkait Ranperda Kawasan Tanpa Rokok

oleh

Suaralidik.com, – Pimpinan dan anggota dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten bolaang mongondow, Forum koordinasi pimpinan daerah kabupaten bolaang mongondow (kapolres bolaang mongondow, dandim 1303 bolaang mongondow, kepala kejaksaan negeri kotamobagu, ketua pengadilan negeri kotamobagu, danyon armed 19 lolak), Wakil bupati bolaang mongondow, Jajaran pemerintah kabupaten bolaang mongondow, sekretaris daerah, para asisten sekda, staf ahli bupati, kepala dinas, kepala badan, kepala bagian serta para camat, sangadi dan lurah yang sempat hadir, Para pejabat administrator, pejabat pengawas dan pelaksana di lingkungan pemerintah kabupaten bolaang mongondow, Pimpinan bumd kabupaten bolaang mongondow, Pimpinan dan pengurus partai politik serta organisasi sosial kemasyarakatan yang sempat hadir, Lsm dan saudara-saudara insan pers dari media cetak dan elektronik, untuk mengikuti rapat paripurna dprd kabupaten bolaang mongondow yang kedua, dengan agenda pembicaraan tingkat satu, penyampaian rancangan peraturan daerah inisiatif dprd tentang kawasan tanpa rokok, Serta tanggapan pemerintah kabupaten bolaang mongondow terhadap rancangan peraturan daerah inisiatif dprd tentang kawasan tanpa rokok.

 Rapat paripurna dewan yang terhormat dan hadirin yang saya hormati

Berdasarkan undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, mengamanatkan bahwa dalam upaya menciptakan lingkungan yang sehat, maka setiap orang berkewajiban menghormati hak orang lain dalam memperoleh lingkungan yang sehat, baik fisik, biologi, maupun sosial, dan setiap orang berkewajiban untuk berperilaku hidup sehat dalam mewujudkan, mempertahankan, serta memajukan kesehatan yang setinggi-tingginya.

Lingkungan yang sehat dapat terwujud antara lain dengan menerapkan kawasan tanpa rokok di fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum,

Serta tempat-tempat lain yang ditetapkan, sehingga adapun maksud dan tujuan dari ranperda kawasan tanpa rokok yaitu sebagai berikut :

Pertama :

Melindungi kesehatan perseorangan, keluarga, masyarakat dan lingkungan dari bahaya bahan yang mengandung karsinogen dan zat adiktif dalam produk rokok yang dapat menyebabkan penyakit, kematian dan menurunkan kualitas hidup;

Kedua :

Melindungi penduduk usia produktif, anak, remaja dan perempuan hamil dari dorongan lingkungan dan pengaruh iklan dan promosi, untuk inisiasi penggunaan dan ketergantungan terhadap bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk rokok;

Ketiga :

Meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya merokok dan manfaat hidup tanpa merokok; dan

Keempat :

Melindungi kesehatan masyarakat dari asap rokok orang lain.

Oleh karena itu, dengan disampaikannya rancangan peraturan daerah inisiatif dprd tentang kawasan tanpa rokok pada hari ini, maka saya selaku pemerintah kabupaten bolaang mongondow sangat mendukung dan menyetujui, rancangan peraturan daerah inisiatif dprd ini, untuk dibahas pada tahap selanjutnya.

Sebelum mengakhiri sambutan ini, kembali saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota dewan yang terhormat, yang telah menyampaikan rancangan peraturan daerah inisiatif dprd tentang kawasan tanpa rokok, untuk dibahas pada tahap selanjutnya.

Rapat paripurna dewan yang terhormat dan hadirin yang saya hormati

Demikian tanggapan pemerintah kabupaten bolaang mongondow terhadap rancangan peraturan daerah inisiatif dprd tentang kawasan tanpa rokok, semoga apa yang kita laksanakan hari ini, akan memberikan manfaat dan kemajuan serta mengantarkan hari esok yang lebih baik lagi, bagi kabupaten bolaang mongondow yang kita cintai bersama.

Mototompiaan, mototabian, bo mototanoban…

Motobatu’ molintak kon totabuan…

Terima kasih, syukur moanto

Wassalamu’alaikum warrahmatulahi wabarakatuh…

Syaloom…              

Om..santi..santi..santi..om

Bupati Bolaang Mongondow, Dra. Hj. Yasti soepredjo Mokoagow.

(redaksi Suaralidik.com).