Inilah Nasib Pelaku Pemerkosaan terhadap Yuyun

oleh
Persidangan Kasus Yuyun- Repro Rakyat Bengkulu/SUARALIDIK

BENGKULU,SUARALIDIK.com– Hati masyarakat Indonesia masih teriris jika mengingat kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang menimpa gadis asal Bengkulu, Yuyun. Gadis SMP itu digagahi 14 orang secara bergiliran sebelum akhirnya dibuang ke jurang dengan tangan dan kaki terikat pada Sabtu, 2 April 2016 silam.

Sesuai hasil Visum dokter, bagian Anus dan kemaluan korban sampai menyatu akibat ulah keji para tersangka. “Dari visum dokter, korban diduga sudah meninggal saat perkosaan itu masih berlangsung,” demikian kata Kapolsek PUT, IPTU Eka Candra, SH, seperti dikutip dari harianrakyatbengkulu.com.

Kini para pelaku sendiri telah ditangkap. Penangkapan tersebut bermula dari Operasi yang dipimpin Kapolsek Padang Ulak Tanding (PUT) didampingi penjabat Kades Kasie Kasubun, Aji Kelas, Jumat ( 8/4/2016) sekitar pukul 15.30 WIB. Polisi berhasil membekuk tiga tersangka, yakni Dedi Indra Muda alias Edit (19), Tomi Wijaya (19) alias Tobi, dan D alias J (17) yang semuanya warga Dusun IV, Desa Kasie Kasubun.

Selanjutnya dari keterangan tiga tersangka ini, petugas mengantongi nama-nama pelaku lainnya. Pada Sabtu (9/4/2016) sekitar pukul 03.00 WIB, dilakukan penangkapan terhadap tujuh pelaku lainnya, yakni Suket (19), Bobi (20), Faisal alias Pis (19), Zainal (23), Febriansyah Saputra (18), Sulaimansyah (18), A (17).

Kini, Kamis (8/9/2016) lalu tersangka Zainal yang dianggap sebagai pemimpin kelakuan bejat itu dituntut hukuman mati. Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Curup menganggap Zainal sebagai eksekutor, maka itu layak dihukum seberat mungkin.

Persidangan Kasus Yuyun- Repro Rakyat Bengkulu/SUARALIDIK
Persidangan Kasus Yuyun- Repro Rakyat Bengkulu/SUARALIDIK

Berdasarkan pemeriksaan penyidik serta sejumlah fakta lainnya, Zainal ini terbukti sebagai dalang atau otak aksi sadis yang dilakukan para tersangka yang menyebabkan Yuyun diperkosa hingga akhirnya meninggal dunia. Zainal ini juga sebagai eksekutor pembunuhan. Makanya, Zainal ini kita tuntut dengan hukuman mati,” ujar Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Curup, Dodi Wiraatmaja SH usai sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Curup, seperti dilansir dari pedomanbengkulu.com, Kamis (8/9)

Sementara, 4 tersangka lain yang sudah berusia dewasa lainnya, yaitu Tomi Wijaya alias Tobi, Suket, Bobi, Faaizal Alias Pis, hanya dituntut hukuman 20 tahun penjara.

Mereka berempat bukan otak atau dalam aksi sadis ini. Ini semua sesuai dengan peraturan dan perundang–undangan yang berlaku,” ujar Dodi.

Reporter : Lau

Editor : Redaksi SuaraLidik-andi awal