Innalillahi! Duel Petani di Pangkep, Seorang Tewas dengan Sejumlah Tusukan

oleh
Duel mau di Pangkep
PANGKEP, SUARALIDIK.COM - Kahar (27 tahun) warga Laleng Barue, Desa Alesipitto, Kec. Marang, Kab. Pangkep, tewas setelah mendapat beberapa tusukan badik di dadanya, Jumat (1/9/2017) sekitar Pukul 18.05 Wita. PANGKEP, SUARALIDIK.COM - Kahar (27 tahun) warga Laleng Barue, Desa Alesipitto, Kec. Marang, Kab. Pangkep, tewas setelah mendapat beberapa tusukan badik di dadanya, Jumat (1/9/2017) sekitar Pukul 18.05 Wita. Duel maut di Pangkep, Seorang Petani tewas

PANGKEP, SUARALIDIK.COM – Kahar (27 tahun) warga Laleng Barue, Desa Alesipitto, Kec. Marang, Kab. Pangkep, tewas setelah mendapat beberapa tusukan badik di dadanya, Jumat (1/9/2017) sekitar Pukul 18.05 Wita.

Duel mau di Pangkep
Kahar (27 tahun) warga Laleng Barue, Desa Alesipitto, Kec. Marang, Kab. Pangkep, tewas setelah mendapat beberapa tusukan badik di dadanya, Jumat (1/9/2017) sekitar Pukul 18.05 Wita

Kahar yang kesehariannya sebagai petani tersungkur setelah terlibat duel dengan Syamsul Alam (21 tahun) sesama petani, tepatnya di Balangkatala, Desa Alesipitto Kac. Marang Kab. Pangkep.

Dari informasi yang dikirimkan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani adapun saksi saksi setelah kejadian tindak pidana pembunuhan yakni :

  1. Salama, pekerjaan petani (32 tahun), Alamat Kp. Balangkatala, Desa Alesipitto, Kec. Marang, Kab. Pangkep.
  2. Sire, pekerjaan petani (37 tahun) Alamat Balangkatala, Desa Alesipitto, Kec. Marang, Kab. Pangkep. ‎

Dituliskan kronologis kejadiannya pada Jumat tanggal 1 September 2017 sekitar pukul 17.55 WITA, yang juga momentum Idul Adha, Syamsul Alam (pelaku) dalam perjalanan pulang dari rumah temannya dengan menggunakan sepeda motor.

Ditengah perjalanan Syamsul Alam dihadang oleh Kahar berteman sebanyak 10 orang namun Syamsul tetap memacu sepeda motornya sehingga Kahar mengayungkan parang ke arah Syamsul mengenai lengan sebelah kanan dan tetap memacu motornya sampai di depan rumahnya.

Tidak lama berselang muncul Kahar dengan mebawa parang dan badik mengayungkan parang dan melukai dada sebelah‎ kanan Syamsul Alam.

Kemudian Syamsul merebut badik di tangan sebelah kiri Kahar kemudian menusukkan kearah dada secara berulang kali, sehinga Kahar jatuh tersungkur dan Syamsul masih menusukkan badik kearah Kahar secara membabi buta,” tulisnya.

Kasus ini dalam penanganan Polres PANGKEP (bcht/red2)