Inovasi Bawaslu Takalar dan Didukung Bupati Takalar, Desa Massamaturu Ditetapkan Sebagai Desa Sadar Pengawasan

oleh
Photo : Inovasi Bupati Takalar menjadikan Desa Massamaturu sebagai. "Desa Sadar Pengawasan" yang berlokasi di Kantor Desa Massamaturu, Kecamatan Polongbangkeng Utara,

TAKALAR, Suaralidik.Com –  Dalam rangka pengawasan Pemilu 2019 mendatang. Inovasi brilian digagas Bawaslu Takalar dengan pencanangan Desa Sadar Pengawasan.

Adalah Desa Massamaturu Kecamatan Polongbangkeng Utara dijadikan desa percontohan.

Gagasan Bawaslu Takalar  itu direspon positif oleh Bupati H.Syamsari,S.Pt.,MM. Dan akhirnya Bawaslu Takalar menggelar seremoni Pencanangan Desa Massamaturu sebagai “Desa Sadar Pengawasan” yang berlokasi di Kantor Desa Massamaturu, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Rabu (28/11).

Perlu diketahui bersama bahwa sejak tahun 2016 Desa Massamaturu sudah mengikrarkan desanya sebagai Desa yang akan mendukung kegiatan Bawaslu Takalar.

Sehingga pada hari ini Forum Warga Bawaslu Takalar dan Bawaslu Sulsel telah melaksanakan kegiatan terkait Pencanangan Desa Sadar Pengawasan di Desa Massamaturu Kabupaten Takalar.

Kegiatan pencanangan Desa Sadar Pengawasan itu dihadiri langsung Pimpinan Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi Sulsel dan 24 Bawaslu Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan serta 27 Panwascam Se-Kabupaten Takalar.

Bupati Takalar H.Syamsari,S.Pt.,MM sangat mengapresiasi Kepala Desa Massamaturu untuk menjadikan desanya sebagai Desa Sadar Pengawasan.

“Salah satu demokrasi baik jika pendidikan yang bagus dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”ujar Syamsari.

“Kami juga tegaskan khusus untuk Kabupaten Takalar, tidak ada oknum pemerintah yang menggunakan fasilitas kemiskinan untuk dimanfaatkan kepentingan politik,”tambah Bupati.

“adanya kegiatan seperti ini, saya selaku Pemerintah Kabupaten Takalar sangat Supporting dan kami juga mengucapkan banyak terima kasih karena diberikan kesempatan untuk menyampaikan didepan Bawaslu RI karena menurut saya ini tidak gampang,”jelas H.Syamsari

Begitu pula yang disampaikan oleh Bawaslu RI, Koordinator Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Mochammad Afifuddin, mengungkapkan bahwa yang dimaksud dengan keadilan Pemilu tentunya harus dilakukan pencegahan, sosialisasi dan pendidikan pemilu, untuk menyampaikan kepada masyarakat agar mereka bisa sadar dengan pelanggaran pemilu.”

Seperti halnya pada hari ini di Desa Massamaturu telah dilaksanakan “Pencanangan Desa Sadar Pengawasan” sehingga bisa lahir karena adanya kekuatan ide dan gagasan dari Bawaslu Takalar dan Kepala Desa Massamaturu, sehingga bisa membangun Demokrasi yang sehat dan terjalin sebuah Komitmen dengan Forum Masyarakat Desa Massamaturu.

Ditambahkan juga, Kades Massamaturu Lukman Nyau, mengatakan bahwa saya menjadikan Desa kami sebagai percontohan sebagai “Desa Sadar Pengawasan” karena tidak ingin ada warga kami yang terlibat pelanggaran pemilu 2019 mendatang.”lanjut

Tentunya saya sebagai kepala Desa akan bertanggung jawab untuk melindungi semua warga Desa Massamaturu
untuk menghimpun kekuatan Desa, olehnya itu dibentuklah sebuah Forum yang terdiri dari kumpulan organisasi dan orang perorang yang memiliki misi yang sama untuk mewujudkan Pemilu Damai dan Berintegritas sebagai Forum Awas Desa Massamaturu.”

“Saat ini kami telah melakukan upaya
dalam rangka memberi edukasi ke masyarakat dan juga memasukkan Isu Demokrasi/Pengawasan dalam RKPDesa dan menjadi skala prioritas tahun 2018 dan 2019″.

Sebuah komitmen yang tak hanya di ucapkan tetapi akan direalisasikan. Semoga segala Ikhtiar Pemerintah Desa dan Masyarakat Massamaturu bernilai Ibadah.” harapnya Lukman.(***rey)