Intensitas Hujan Tinggi Dan Lebat Perparah Rendaman Banjir Beberapa Titik di Kepulauan Selayar

oleh
banjir di selayar
Foto : Banjir di kepulauan selayar,Rabu (7/6)

Suara Lidik Selayar,- Intensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan kian memperparah kondisi genangan air yang merendam sejumlah kawasan pemukiman penduduk di area kota Benteng.

banjir di selayar
Foto : Banjir di kepulauan selayar,Rabu (7/6)

Sampai hari Rabu, (07/06) sore, genangan air merendam kawasan pemukiman warga di ruas jalan Hati Murni dan sepotong lokasi pemukiman di jalan Hati Mulia. Genangan air hujan juga masih tampak merendam sejumlah rumah warga di salah satu gang yang terletak di ruas jalan Jend. Sudirman, serta sejumlah jalan-jalan utama di dalam area kota Benteng, sepertihalnya yang terjadi di depan SMA Negeri 1 Benteng, ruas jalan Hati Suci dan jalan Jend. Sudirman.

Update informasi terbaru dari Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kepulauan Selayar menyebutkan, curah hujan tinggi yang melanda seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar telah menyebabkan tergenangnya sejumlah lokasi pemukiman padat penduduk dan ruas jalan nasional di Kelurahan Batangmata, Kecamatan Bontomate’ne yang merupakan jalan poros menuju Dermaga Ferry Pamatata.

Selain informasi rendaman di Kelurahan Batangmata, Kantor Satuan Polisi Pamong Praja kembali merealis secara resmi informasi banjir yang ikut merendam ruas jalan Pahlawan, Bonea, Kelurahana Benteng Utara, Kecamatan Benteng. Informasi direalis Patta Bau, S.Sos pada hari Rabu, (07/06) sekitar pukul 14.00 Wita siang melalui akun facebook pribadinya.

Rendaman banjir di kepulauan Selayar

Sebelumnya, hujan yang baru reda pada hari Rabu, (07/06) sekira pukul 15.30 Wita tersebut juga sempat mengakibatkan tergenangnya akses jalan menuju Masjid Agung Al Umaraini, Benteng yang terletak di jalan Hati Suci.
Genangan yang merendam sejumlah lokasi pemukiman di kota Benteng bahkan telah mengakibatkan rusaknya barang-barang berharga milik warga seperti mesin cuci, kursi dan lemari. (fadly syarif/bcht)