Intimidasi Wartawan, Oknum Security Bulog Bolaang Mongondow Dipolisikan

oleh

BOLMONG, Suaralidik.com – Kasus kekerasan wartawan kembali terjadi di kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Ismail Ambaru Jurnalis Suaralidik.com mendapat intimidasi dari oknum Security Bulog BolMong saat hendak meliput, Selasa (21/11/17).

Ismail mengatakan mendapat tindakan intimidasi, dirinya didorong saat hendak bertugas oleh oknum Security di kantor sub divre Bolug tersebut. Padahal maksud dari Ismail hendak wawancara kepala Bulog mempertanyakan distribusi beras dari instansi yang bergerak di bidang pangan itu. Namun, belum lagi bertemu dengan pimpinannya, Ismail sudah diusir dengan cara didorong.

“Dari awal saya datang dan bertanya baik-baik. Disuruh menunggu, saya menunggu tapi entah kenapa tiba-tiba Security itu datang dan marah-marah sambil mengusir paksa dan mendorong saya,” ungkap Ismail saat diwawancara sesama wartawan.

Tak sampai disitu, lanjut ismail karena mungkin posisi ia duduk saat itu di halaman belakang kantor dekat tempat parkir kendaraan pimpinan Bulog, dan secara kebetulan posisi dirinya langsung dapat melihat aktivitas pimpinan yang berdekatan dengan rumah dinasnya diduga menjadi pemicu dari oknum Security itu bertindak brutal.

“Oknum Security itu menghampiri saya dan memaksa saya untuk menunggu didepan, disitulah mulai terjadi adu mulut dan aksi dorongan serta kekerasan kepada saya, bahkan sampai hari ini dada saya masih terasa sakit akibat dorongan keras oleh oknum security itu,” terang Ismail.

Dengan kejadian ini, Ismail menuturkan telah melaporkan aksi intimidasi oknum Security Bulog tersebut ke pihak kepolisian dan berharap segera ditindak lanjuti.

Sementara mengetahui kejadian tersebut, Direktur Suaralidik.com Muh Darwis menyesalkan tindakan brutal Oknum Security itu, dirinya menyayangkan sebagai orang yang bekerja pada instansi lintas pemerintah harusnya mengedepankan pelayanan baik dan ramah. Bukan hanya kepada wartawan, kepada masyarakat pun harus wajib bersikap sopan dan ramah.

“Sangat disesalkan, sebagai Security di Bulog, harusnya dia yang memberi pelayanan dan menuntun kepada siapa saja yang datang, bukan malah mengusir dengan kekerasan. Kita harap pimpinan Bulog Evaluasi bawahannya,” tegas Darwis.

Selain itu, Darwis juga berharap kepolisian segera memproses hal tersebut agar kasus serupa tidak terulang.