Investigasi LIDIK PRO : Jatah BBM Premium SPBU Dikurangi, Warga Mulai Menjerit

oleh
Premium Langka
Antrian jergen dianggap sebagai kontributor kelangkaan premium di salah satu SPBU, Selasa (27/3/2018)

BULUKUMBA. Suaralidik.Com – Bahan bakar minyak (BBM) jenis premium atau yang akrab disebut bensin kian langkah saja. Hampir di tiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum BBM jenis premium sudah habis. “bensin habis pak,”begitu rata-rata suara petugas SPBU.

Investigasi yang dilakukan LIDIK PRO di kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Bulukumba menunjukkan hasil yang valid. Jenis premium disemua SPBU mengalami kelangkaan. Kondisi ini rata-rata terjadi menjelang siang.

Informasi yang dirangkum dari sejumlah pengusaha SPBU menyebutkan kalau ini dipicu dengan terjadinya pengurangan jatah. Kondisi ini lebih diperparah dengan adanya oknum pengusaha SPBU yang nakal.

Mereka lebih senang menjual premium melalui pengecer yang bermerek Pertamini dengan mengunakan jergen. Bahkan ada yang sengaja menjual ke mobil yang tankinya dimodifikasi sedemikian rupa.

Aksi mengisi jergen sudah terang-terangan. Petugas SPBU terkadang mengutamakan jergen ketimbang mengisi kendaraan. Bahkan pada malam hari dan juga pada pagi hari ada SPBU yang melayani antrian cergen.

Berdasarkan pantauan LIDIK.PRO pada Rabu (28) dini hari sekitar pukul 01.00 wita disalah satu SPBU di pantai marina aktifitas cukup ramai mobil-mobil berisikan cergen menunggu antrian .

Ada indikasi, ini salah satu penyebab terjadinya kelangkaan Premium. “Pihak Pertamina harus menurunkan tim mengawasi kinerja SPBU. Kalau kedapatan ada yang nakal dicabur saja izinnya,”seru Muhammad Darwis, Sekjen DPN LIDIK.PRO.(iqbal)