IPMAH Bulukumba ” Ada Indikasi Praktek Prostitusi Berkedok Cafe Dan Pungli Di Kawasan Wisata Bira “

oleh
HIPMAH Bulukumba
Unjuk rasa HIPMAH Bulukumba,Kamis 22/12/2016

Lidik Bulukumba – Ikatan Pelajar Mahasiswa Bulukumba KPT-UMI ( IPMAH KPT-UMI ) melakukan unjuk rasa  di depan Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, jln Lanto Daeng Pasewang Kel.Loka Kec.Ujung Bulu Kab.Bulukumba terkait pungli dan prostitusi di kawasan wisata Bira Bulukumba.

HIPMAH Bulukumba
Unjuk rasa HIPMAH Bulukumba,Kamis 22/12/2016

Aksi Unjuk Rasa IPMAH KPT-UMI yang berlangsung pada hari Kamis tanggal 22 Desember 2016 pukul 14.00 wita Korlap Yudistira serta Jendral lapangan Agung M.Akbar Gunawan menyatakan sikap dan mendesak Kepala Dinas Pariwisata Kab.Bulukumba agar segera dilakukan evaluasi terkait pungli (OTT) yang terjadi di kawasan wisata Bira Bulukumba serta menutup paraktek prostitusi yang berkedok cafe.

Para Pengunjuk rasa dengan menggunakan spanduk besar dan megafon itu menyampaikan orasinya secara bergantian yang diikuti sekitar 15 peserta hingga pukul 15:00 wita.

Disampaikan secara jelas bahwa berdasarkan Peraturan Daerah No 13 Tahun 2012 tentang Retribusi tempat Rekreasi dan Olah Raga itu kemudian tidak sesuai dengan tarif yang diberlakukan. Namun di hebohkan dengan istilah Operasi Tangkap Tangan.( OTT ) yang di dalamnya banyak di temukan pungutan liar atau Pungli.Jelas Yudistira

Menurut Observasi kami di lapangan itu kemudian di temukan adanya Indikasi Pungutan Liar yang melibatkan Instansi Terkait dan Kami Temukan Fakta Bahwa Kawasan Wisata Tanjung Bira Kini Sudah “TERCEMAR” dengan maraknya Praktek Prostitusi yang di Bungkus Dengan Pembukaan Kafe dan tempat Hiburan Malam.Lanjutnya dalam orasi kamis 22/12/2016

Dalam Orasi Pengunjuk Rasa memberikan 2 peryataan sikap yakni :
1. Meminta kepala Dinas Pariwisata Kab.Bulukumba agar segera mengevaluasi Terkait Pungutan Liar di Luar Tarif yang di tentukan.
2. Mendesak Dinas Pariwisata Kab.Bulukumba agar mengambil Langkah Tegas untuk menutup Kafe dan tempat Hiburan Malam yang di dalamnya terdapat Praktek Prostitusi.

Melihat aksi unjuk rasa dari IPMAH KPT-UMI Kepala Dinas Pariwisata Djunaidi Abdillah SE MSI sekitar Pukul 14.30 wita menemui langsung para pengunjuk rasa di Ruang Tamu Kantor Dinas Pariwisata Bulukumba.

Dinas Pariwisata Bulukumba.
Kepala Dinas Pariwisata Djunaidi Abdillah SE MSI sekitar Pukul 14.30 wita menemui langsung para pengunjuk rasa di Ruang Tamu Kantor Dinas Pariwisata Bulukumba.

Djunaidi menjelaskan terkait dengan parkir di kawasan bira jangan di tanyakan ke dinas Pariwisata tapi tanyakan ke Dispenda dan jika ada ada petugas yang melakukan pungli dan diharapkan kerja samanya dalam melakukan pengawasan secara bersama-sama.

“masalah parkir harap ditanyakan langsung ke Dispenda,setiap memasuki kawasan wisata Bira harap ambil karcisnya karena kalau tidak mengambil karcisnya maka akan menjadi peluang praktek pungli dan pastikan anda bayar sesuai dengan tarif yang tercantum didalam karcis ” tutur Djunaidi di Ruang tamu kantor Dinas Parawisata kepada IPMAH KPT-UMI Bulukumba kamis 22/12/2016.

“untuk masalah izin pembangunan kafe bisa ditanyakan langsung ke pihak Dinas Perijinan,dan memang benar bahwa semua itu berada dibawah pengawasan Dinas Pariwisata.lanjutnya.

Setelah diterima langsung oleh Kepalada Dinas Parawisata di kantornya,IPMAH KPT-UMI Bulukumba membubarkan diri secara tertib dan berterima kasih kepada Dinas Parawisata yang sudah menerima mereka serta memberikan pencerahan dan pedoman terkait Indikasi praktek pungli dan prostitusi di kawasan wisata Bira Bulukumba. (rgl / bcht )