Advertizing

banner 728x250

Isolasi Apung di KM Umsini Jadi Perhatian Media Luar Negeri

  • Bagikan
Isolasi Apung di KM Umsini kini jadi perhatian media luar negeri ||

MAKASSAR,suaralidik.com – Pemerintah Kota Makassar bersama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memanfaatkan KM Umsini sebagai lokasi isolasi apung terpadu yang merupakan inisiasi Wali Kota Makassar, Ir. Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

Ide isolasi telah menjadi percontohan nasional dan diterapkan di empat daerah di Indonesia. Bahkan terakhir, Isolasi Apung mendapat sorotan dari sejumlah media asing.

banner 728x250

Seperti yang ditulis reuters.com dengan judul “Indonesian Ferry Turns Floating Isolation Centrer for COVID-19 Patients“.

Menyusul sejumlah media asing seperti media Singapura (The Straits Times), media Malaysia (malaysia.syafaqna.com yang) mengutip reuters.

Seperti diketahui Isolasi Apung telah menyediakan 785 kamar bagi pasien Covid-19. Pemkot Makassar menyiapkan sejumlah fasilitas yang menyenangkan bagi warga yang menjalani Isolasi.

Mulai dari fasilitas kesehatan, olahraga, motivasi, rekreasi bagi para pasien isolasi.

Saat ini total pasien yang menjalani isolasi di KM Umsini yakni 139 orang dengan jumlah yang sembuh 88 orang, hingga Jumat (13/08) tersisa 51 pasien yang menjalani isolasi.

Juru bicara Makassar Recover, Henni Handayani mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kota Makassar terus bekerja memutus mata rantai Covid-19.

“Sebuah kesyukuran dari tim Makassar Recover dan Pemkot Makassar karena isolasi apung menjadi percontohan nasional dan dapat perhatian dunia lewat media asing,”ujar Henni.

Namun menurutnya, program ini bukan ajang gagah-gagahan, akan tetapi tujuannya untuk membantu warga menjalani isolasi dengan memberikan pelayanan terbaik.

“Ini adalah bentuk upaya nyata Pemkot dalam memutus mata rantai penularan covid-19. Kita berharap program ini akan berkontribusi pada semangat perlawanan Makassar terhadap Covid-19,”pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *