Jalang Melanglang Oleh Apriliana Mar’atus Sa’adah

oleh

JALANG MELANGLANG

 

Sudut kota

melukis tawa

tersenyum manja

 

dalam riang kau tersesak

dalam rayuan hatimu tersayat

 

kau coba menawarkan harga dirimu

kau coba menepis tebalnya dosamu

kau tahu itu haram

tapi dunia menghimpitmu untuk kelangsungan hidup

 

semua orang mencemoohmu

layaknya dia orang yang tak berdosa

senyum kecut kau lontarkan

tangis terisak dalam sunyinya malam

pertanda hidup dunia laksana neraka

 

rambut terurai kini lusuh kau jambaki

bibir merah kini kau pukuli

tubuh titipan Ilahi ingin kau cabik-cabik tak terampuni

 

apa kau kira mereka tak kenal apa itu dosa

apa kau kira itu hal menyenangkan bagi mereka

tidak!

mereka tau

hanya saja

tak ada hal yang membuatnya berhenti

tak ada alasan yang membuatnya pergi

jangan hanya hakimi dia

tapi bantulah

karena dia juga manusia

sama sepertimu

 

semoga Tuhan membukakan jalan baginya

agar bisa menapak indahnya dunia

tanpa menoleh kembali kelam masa lalunya

 

 

 

 

Apriliana Mar’atus Sa’adah

Ponorogo, 13 April 1994

22 tahun

Mahasiswi tingkat akhir

Fakultas Tarbiyah Jurusan PBA di INSURI Ponorogo