Jalangkote Raksasa di Toddopuli Enam Makassar Laris Manis di Bulan Puasa

oleh
Nurhayati,penjual Jalangkote Raksasa di Jalan Toddopuli Enam, Kecamatan Panakkukang Kota Makassar

MAKASSAR,SUARALIDIK.com – Sebuah warung penjual gorengan yang berada di Jalan Toddopuli Enam, Kecamatan Panakkukang Kota Makassar mendadak tenar dan ramai karena jajanan Jalangkotenya yang membludak didatangi warga, Kamis (01/6/2017).

Nurhayati,penjual Jalangkote Raksasa di Jalan Toddopuli Enam, Kecamatan Panakkukang Kota Makassar

Pasalnya Jalankote atau Pastel yang dibuat Warung Gorengan ini tidak seperti Jalang Kote pada umumnya.

Jika dibandingkan dengan pastel pada umumnya, Jalangkote raksasa ini memiliki ukuran lebih besar sepuluh kali lipat.

Karena bentuk dan ukurannya yang tak lazim banyak warga yang rela antri bahkan terpaksa memesan satu hari lebih cepat karena kerap kehabisan.

Awalnya tahu dari teman saya, Karena rasa penasaran saya yang tinggi, akhirnya saya mau beli jalangkote raksasa tersebut,” ujar Winda, salah seorang pembeli.

Pembuat Jalangkote Raksasa, Nurhayati mengatakan untuk pembuatannya sama dengan pastel biasa yang membedakan adalah isi dari pastel raksasa. Untuk pastel biasa hanya berisi seperempat telur dicampur sayuran dan laksa, sementara pastel raksasa berisi lebih banyak yakni satu buah telur, dua potong sosis ayam, wortel, laksa dan kentang.

Awalnya bercandaja sama suamiku, karena saya sayang sama suamiku jadi saya buatkanmi jalangkote ukuran besar, pada saat itu suamiku bilang bagaimana bisa dihabiskan, saya bilang coba saja dan akhirnya habis juga,” ucapnya sambil tersenyum.

Selain membuat jalangkote ukuran raksasa, warung ini juga menyajikan jalangkote berbentuk unik lainnya yakni bentuk hati atau love.

Jalangkote ukuran raksasa dan Jalangkote berbentuk hati ini dijual dengan harga 10 sampai 12 ribu rupiah per buah. Setiap hari pemilik bisa menjual hingga 150 biji ukuran raksasa dan hati. Dengan modal 200 ribu rupiah per hari, keuntungan yang diperoleh antara 800 ribu hingga satu juta rupiah per hari. (RED2)


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama