Kepada Benang dan Jarum Tukang Jahit

oleh

Puisi oleh A. Fahmi Muslih

 

Rajutlah pulang baju-baju usang
hingga tenggelam serpihan memar
masa silam
jangan biarkan sepah kenangan hidup
menuai umur panjang.

                           Ilustrasi

Pada kain lama yang terserak
menyisakan rincisan luka yang mekar
selipkan saja benang-benang baru
beraroma toska, sampai ia lupa
irisan bau kenangan berwarna dupa.

Yogyakarta,
2017

Nama sebenarnya adalah Aniq Fahmi, sedangkan nama Muslih diambil dari nama ayahnya. Ia lahir di Pati Jawa Tengah pada 11 Juni 1991. Saat ini tinggal di Krapyak Yogyakarta. Penikmat sastra yang sedang giat menulis puisi.