Jelan Ramadhan, Pemkot Kotamobagu Tertibkan Pedagang Yang Jualan di atas Trotoar

oleh
Satpol PP Kotamobagu
Penertiban pedagang yang jualan menggunakan Trotoar ditindak tegas oleh Pemkot Kotamobagu

KOTAMOBAGU,suaralidik.com – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperdagkop-UKM), Jasaraharja dan Satlantas Polres Bolmong yang tergabung dalam Tim gabungan pemerintah Kota Kotamobagu melakukan penertiban pada pedagang Pasar serasi kotamobagu yang berjualan menggunakan trotoar dan badan jalan, Rabu (26/05).

Dolly Zulhadji Kasat Polisi Pamong Praja, lewat Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum, Bambang Susilo Dahlan kepada media ini, menjelaskan kalau penertiban ini dilakukan guna terciptanya ketertiban umum menyongsong Bulan Ramadhan.

“Dimulai hari ini menyambut Bulan suci Ramadhan dan seteeusnya kami terus melalukan penertiban,” tegasnya.

Lebih lanjut Bambang menegaskan, seusai dilakukan penertiban dan masih ditemui para pedagang nantinya menggunakan badan jalan untuk berdagang, maka pihak kami tidak segan-segan untuk melakukan penyitaan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang ada.

“Jika masih ditemui berjualan memakai badan jalan, kami tidak segan-segan melakukan penyitaan barang jualan sesuai dengan Perda ketertiban umum dan ketentraman yakni Masyarakat tidak di perbolehkan memakai badan jalan untuk bejualan tegas Bambang.

Bambang lebih lanjut menjelaskan, kalau tahapan sosialisasi sudah sering kami lakukan, jadi kedepannya sudah masuk pada tahapan penindakan kepada
para pedagang yang masih membangkang tegasnya.

“Mulai hari ini dan seterusnya kami akan melakukan penindakan sebagaimana yang telah diatur oleh Perda yang ada, mengingat sudah banyak laporan masyarakat sehubungan arus lalulintas yang sering kali macet di tempat ini jelasnya.

Untuk mengantisipasi para pedagang kembali berjualan di tempat tersebut, kami akan menugaskan personil mulai pukul 5 pagi.

“Kami akan menugaskan personil Polisi Pamong Praja dimulai dari jam lima subuh, ini untuk mencegah ketika para pedagang kembali untuk bejualan di tempat yang sudah dilarang, jadi sebelum mereka membuka jualannya pihak kami sudah lebih dulu ada di tempat tersebut untuk melarang tutup Bambang. (***Jul)

Abdul Nazaruddin

Rujadi

Mohamad Hidayat Panigoro

Andi Edy Manaf

H.Askar

Harris Pratama