Jelang Agenda Otopsi Mayat Alm Syamsuddin, 1 Lagi Pelaku Serahkan Diri

oleh
Dok : Aksi damai tuntut usut tuntas kasus kematian Alm Syamsuddin di depan Polres Bulukumba, Senin 27 maret 2017

Suara Lidik Bulukumba,– Komitmen Polres Bulukumba untuk mengungkap tuntas kasus kematian Almarhum Syamsuddin salah satu warga desa tibona yang tewas di sel tahanan polres Bulukumba terus dilakukan secara terbuka.

Dok : Aksi damai tuntut usut tuntas kasus kematian Alm Syamsuddin di depan Polres Bulukumba, Senin 27 maret 2017

Hal ini sesuai dengan pernyataan Kapolres Bulukumba pada  hari Senin tanggal 27 Maret 2016, Pkl 11.30 Wita di depan Kantor Polres Bulukumba, Jl.Pahlawan, Desa.Taccorong, Kec.Gantarang, Kab.Bulukumba saat menemui peserta aksi damai Forum Solidaritas Rakyat Pencari Keadilan yang didominasi oleh warga desa Tibona.

Kapolres menyebutkan jika rencana Otopsi mayat Alm Syamsuddin diagendakan pada hari kamis 30 maret 2017 oleh tim dokter dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Ditempat yang berbeda, Wakapolres Bulukumba Kompol Agus Khaerul menyebutkan setelah menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus dugaan penganiyaan terhadap salah satu tahanan di Mapolres Bulukumba, kembali salah seorang tersangka yang juga diduga terlibat dalam kasus ini ditangkap dan saat ini sudah mendekam di sel tahanan polres Bulukumba.

“Pelaku penganiayaan memang sudah bertambah, yang sebelumnya tujuh orang sekarang sudah menjadi delapan orang dan semuanya kita telah amankan di sel” ujar Kompol Agus di MaPolres Bulukumba. Rabu (29/03/2017).

Tersangka tersebut, lanjutnya telah menyerahkan diri, dan yang bersangkutan merupakan seorang oknum anggota polisi, jadi untuk saat ini sudah ada 2 orang oknum polisi yang menjadi tersangka. Hanya saja, untuk secara detailnya pihaknya belum mau mempublikasikan nama oknum tersebut, karena delapan orang tersangka dua diantaranya oknum polisi nantinya akan di hadirkan saat press rilis di Mapolres Bulukumba dalam waktu dekat ini.

“Kita bukan tidak mau membeberkan nama tersangka yang satu ini, namun teman-teman dan masyarakat tunggu saja nanti kita akan lakukan press rilis terhadap semua tersangka” jelas Kompol Agus.

Sementara untuk sanksi bagi oknum anggota yang terlibat akan ditentukan nanti, namun dirinya memastikan kalau oknum-oknum anggota yang terlibat tersebut akan menjalani sanksi kode etik di kepolisian, bisa pemecatan ataupun sanksi lainya tergantung nantinya proses hukumnya bagaimana,” Ujarnya.

Dikonfirmasi soal agenda otopsi yang akan dilakukan pada Kamis 30 Maret 2017, Polres Bulukumba telah menyiapkan pengamanan khusus atas proses otopsi nantinya terhadap mayat korban Syamsuddin dengan mengerahkan anggota pengamanan gabungan antara polres Bulukumba dan polsek Bulukumpa. (ARNAS/BCHT)