Jelang Buka Puasa, Satu Pegawai Honorer Dinas Sosial Bulukumba Di Tikam

oleh
Dinas sosial Bulukumba
Foto : Korban bernama Firduas (23) salah satu pegawai Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba yang masih berstatus Honorer saat di RSUD Andi Sulthan Daeng Radja, Senin 5/6/2017

Suara Lidik Bulukumba,-  Salah satu pegawai Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba yang masih berstatus Honorer bernama Firdaus (23) ditikam oleh seorang pria yang diduga kuat dalam kondisi mabuk, Senin (5/6)

Dinas sosial Bulukumba
Foto : Korban bernama Firduas (23) salah satu pegawai Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba yang masih berstatus Honorer saat di RSUD Andi Sulthan Daeng Radja, Senin 5/6/2017

Fiidaus salah satu warga dusun Likukorong Desa Bontonyeleng kec. Gantarang kab.Bulukumba, ditikam oleh seorang lelaki bernama Gasali (24) Alias Ato salah satu warga Desa Benteng Palioi kec.Kindang Kab.Bulukumba menggunakan benda tajam berupa badik pada hari Senin (5/6) sekitar pukul 17:00 WITA (jelang buka puasa).

Sekitar pukul 17:20 WITA, Firdaus selaku korban menggunakan sepeda motornya hendak pulang ke rumahnya untuk buka puasa, dalam perjalanan korban kemudian melihat temannya bernama Fadli dan meneriakinya.

Bersamaan itu pula sepeda motor pelaku bernama Ato ini datang dengan arah yang sama dan mengejar sepeda motor korban lalu menghentikannya secara paksa.

Korban kaget karena tiba-tiba pelaku mengeluarkan sebuah benda tajam berupa badik dan langsung menyerang dan menganiaya dirinya.

Akibat penyerangan dan penganiayaan ini, korban kemudian dilarikan ke RSUD Andi Sulthan Daeng Radja dengan luka robek parah pada bagian dada dan bahu.

Hasil pantauan suaralidik.com di unit UGD RSUD Bulukumba, selain mengalami luka parah pada bagian dada dan bahu, korban juga mengalami luka gores pada kedua kaki bagian lutut.

Informasi yang berhasil dihimpun, antara pelaku dan korban pada dasarnya masih ada hubungan keluarga namun tidak saling kenal. Pelaku diduga kuat dalam kondisi mabuk melakukan penyerangan dan penganiayaan secara spontan lantaran tersinggung dengan teriakan korban.

Hingga berita ini diterbitkan, Korban masih sedang dalam perawatan di rumah sakit, sementara pelaku penikaman sudah diamankan di Polsek Gantarang guna mempertanggung jawabkan perbutannya . (RGL/BCHT)