Jelang Kampanye Akbar Paslon SK-HD,Masyarakat Antusias Membuat Burasa

oleh
kampanye akbar sk-hd
Foto : warga pendukung Paslon SK-HD sedang membuat 'burasa' sebagai bekal kampanye akbar

Kampanye akbar Paslon Syamsari Kitta (Sk-HD) yang dijadwalkan pada hari Kamis 09 Februari 2017 di lapangan mangadu kecamatan Marbo,menjadi moment bahagia tersendiri oleh Tim Pemenangan dan Relawan Paslon Nomor 2 dalam Pilkada Takalar 2017.

kampanye akbar sk-hd
Foto : warga pendukung Paslon SK-HD sedang membuat ‘burasa’ sebagai bekal kampanye akbar

Sebelumnya dikabarkan jika tidak sedikit masyarakat Takalar ikut berkonstribusi langsung dalam memberikan bantuan kepada Paslon SK-HD selama proses kampanye.

Hasil pantauan suaralidik.com hari ini,Rabu (08/02/2017) tampak antuasias pendukung paslon SK-HD kembali berkonstribusi secara sukarela menyediakan konsumsi untuk para peserta kampanye akbar.

Seperti ingin merayakan kemenangan di hari raya lebaran,mereka membuat makanan tradisional yang disebut dengan “Burasa”,berupa makanan yang terbuat dari bahan beras dengan santan kelapa yang dibungkus dengan daun pisang kemudian direbus.

Menurut warga yang enggan disebutkan namanya menyebutkan,jika SK-HD termasuk pencipta kreasi dalam dunia perpolitikan di Kabupaten Takalar,hal yang tidak biasa menjadi biasa hingga menjadi luar biasa,contohnya hari ini warga membuat ‘Burasa’ yang ternyata disiapkan sebagai konsumsi peserta kampanye akbar besok,jelasnya ,Rabu (08/02/2017)

Saat ditanya mengapa membuat ‘burasa’ sebanyak 10 liter,Warga yang sedang membuat burasa menjelaskan jika pendukung SK-HD yang akan hadir diperkirakan mencapai 50ribuan peserta dari 9 kecamatan,boleh jadi ada yang tidak sempat membawa bekal.

Ditempat yang berbeda,salah satu anggota Tim Pemenangan SK-HD yang menamakan dirinya sebagai Tim Khairil Anwar menyebutkan jika dirinya sengaja memberikan informasi ini ke masyarakat kalau konsumsi ditanggung sendiri,namun Ia tidak menyangka ternyata masyarakat sangat antusias dengan informasi ini dan beramai-ramai membuat makanan bekal berupa ‘burasa’.

“Kami mendesain model kampanye seperti rekreasi,sesampai dilokasi kampanye semua bisa makan bareng dalam 1 desa dan komunitas”,jelas Tim khairil Anwar. (IBH/BCHT)