Jelang Ramadhan, Nurdin Abdullah : Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Mestinya Dapat Dihindari Jauh Hari

oleh -9 views
foto :Jelang Ramadhan harga kebutuhan pokok masyarakat mulai melonjak.(Sumber Sindo.com)

MAKASSAR, SUARALIDIK.COM  –  Jelang bulan suci  Ramadhan harga kebutuhan pokok  masyarakat  mulai  meroket.  Harga bawang merah  dan putih  mulai  dirasakan  masyarakat. Di Pasar Terong,Makassar, bawang  merah naik 100% dari  harga  Rp 15  ribu  menjadi Rp 30 Ribu.

Kenaikan  sejumlah  kebutuhan  pokok itu  mendapat tanggapan Gubernur  Sulsel Prof  Nurdin  Abdullah. Dikatakannnya,  kenaikan harga kebutuhan pokok mestinya dapat dihindari jauh hari. Sebab pengendalian harga bukan dilakukan menjelang hari raya.

“Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi  dan TPID Kabupaten/Kota  harus mengambil peran besar,”tukas Nurdin.

Dikutip  dari SINDOnews untuk harga bawang putih yang dulunya hanya Rp15 ribu per kilogram, kini sudah Rp50 ribu. Menurut salah satu pedagang, Daeng Singgi, harga tersebut merupakan hasil produksi pertanian di Kabupaten Bantaeng.

“Naik semua bawang sejak sebulan ini. Mungkin karena stoknya memang sedikit. Kami ambil barang di gudang distributor dengan harga yang sudah naik,” ungkapnya saat ditemui, Minggu (28/04/2019).

Lanjutnya, kenaikan harga bawang merah asal Kabupaten Enrekang dan Bima lebih parah. Mencapai Rp50 ribu per kilogram.

Selain itu, harga telur ayam ras demikian, kini harganya berkisar Rp42 ribu hingga Rp50 ribu per rak. Sementara untuk telur ayam kampung harganya justru menurun dari Rp75 ribu menjadi Rp65 ribu per rak. Begitupun pada harga telur bebek yang turun Rp5 ribu menjadi Rp55 ribu per rak.

Ada pun harga kebutuhan pokok lainnya masih stabil, seperti terigu  Rp10 ribu per kilogram, minyak goreng Rp11 per liter, gula pasir Rp12,5 per kilogram. Begitu pula harga cabai besar masih di kisaran Rp20 ribu per kilogram dan cabai besar kisaran Rp15 ribu per kg. (***Iqb)