Jembatan Putus,Warga 3 Desa Di Sinjai Barat Terisolasi

oleh
Jemabatan Sungai Rumpala di Desa Bonto Salama Sinjai Barat -DOK.SUARALIDIK

SINJAI,SUARALIDIK.com- Jembatan Sungai Rumpala yang terletak di Desa Bonto Salama Kecamatan Sinjai Barat yang menurut selentingan sengaja diputus untuk di buat jembatan baru, namun kenyataannya hingga kini belum nampak adanya perbaikan maupun tersedianya jembatan alternatif untuk dipergunakan warga , baik yang berjalan kaki maupun pengguna kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Sementara dalam aktrifitas keseharian warga di tiga desa, yakni Desa Bonto Salama, Desa Turungan Baji dan Desa Terasa’ , dengan tidak adanya jembatan alternatif, terpaksa harus melintasi sungai dengan cara berjalan kaki dan masuk melawan arus sungai.

Salah seorang Warga desa Terasa’, Sabilil mengaku mesti berjalan kaki sepanjang kurang lebih 10 km menuju Desa Bonto Salama sambil memikul barang-barang dagangannya. Menurutnya, Jembatan Sungai Rumpala meruipakan salah satu jembatan yang berada diruas jalur penghubung 3 dsa yang berada di Kecamatan Sinjai Barat, yaitu desa Terasa’, desa Binto Salama dan desa Turungan Baji.

Jembatan Sungai Rumpala Desa Bonto Salama Sinjai Barat
Jembatan Sungai Rumpala Desa Bonto Salama,Sinjai Barat yang kini belum diperbaiki setelah diputus karena usia jembatan yang sudah tua- DOK.SUARALIDIK

Kami mengharapkan agar pemerintah segera membuat jembatan alternatif ,Pak agar kami dapat menjalankan perekonomian dengan lancar dan tanpa mesti memikul barang-barang sepanjang 10 km jika mau ke Desa Bonto Salama ” ujar Sabilil.

Diterangkannya, sejak jembatan tersebut diputus, belum ada upaya dari pemerintah untuk membangun kembali jembatan tersebut sehingga akses transportasi di ruas jalan yang menghubungkan ketiga desa dijalur tersebut menjadi terhambat.

Konon kabarnya yang mengerjakan jembatan sungai Rumpala adalah Dinas Prasda bersama pemerintah setempat, namun sampai saat ini belum jelas pihak mana yang akan mengerjakan proyek jembatan Rumpala tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Dewan Pembina DPW Lsm Lidik Sulsel, Haji Syamsuddin kepada Redaksi SuaraLidik.com, menyampaikan agar kiranya pemerintah dapat segera membuat jembatan alternatif agar warga tidak terhambat dalam menjalankan perekonomiannya serta para pelajar dan PNS yang melewati sungai Rumpala dapat tiba tepat waktu tanpa terhalang akses jembatan yang putus.

Ini akibat ulah pemborong yang berjanji akan memperbaiki / mengerjakan jembatan tersebut, tapi nyatanya tersendat. Dan parahnya lagi, seharusnya pemborong / pemerintah terlebih dahulu menyediakan jembatan alternatif yang bisa dilalui kendaraan baik roda empat atau roda dua ” ujar H.Syamsuddin.

Peljar dan warga melalui jalur sungai
Tampak Pelajar dan Warga 3 desa di Sinjai Barat yang melalui jalur sungai setelah jembatan Sungai Rumpala diputus-DOK.SUARALIDIK

Meski demikian, warga tetap bersyukur karena pemerintah Kabupaten Sinjai telah berupaya membenahi jembatan Sungai Rumpala yang sudah usur /tua tersebut.

Editor : Andi Awal-SuaraLidik