Jengkel Sertifikat Tanah Hanya Janji, Warga Balla Tujua Tutup Jalan

oleh
Warga Jl.Batujua Desa Bulo-Bulo Blokir Jalan -ANDI AWAL/SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com,BULUKUMBA – Belasan warga di jalan Balla Tujua Dusun Buhung Pute Desa Bulo-Bulo, blokir jalan yang merupakan jalan penghubung alternatif menuju Dusun Jammulolo Desa Bulo-Bulo. Aksi pemblokiran jalan tersebut di pimpin oleh salah seorang warga, Awaluddin (45).

Protes Awaluddin bersama warga sangat beralasan, menuntut janji-janji Pemerintah Desa dalam hal ini Kepala Desa Bulo-Bulo terkait semua butiran kesepakatan anatara pemerintah desa dengan warga pada tahun 1998 lalu.

Kami mengadakan penutupan jalan karena keterlambatan Pemerintah melakukan pembuatan Akta Tanah yang dimana jalan tersebut di buka untuk umum, atas kesepakatan tersebut terjadi pada tahun 1998 lalu dan sampai hari ini, Kepala Desa bahkan tidak pernah lagi menemui warga ” ujar Awal, Jumat (23/9) pagi

Pemblokiran jalan tersebut telah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu dengan membuat palang dari bambu dan kayu sehingga menyulitkan pengguna jalan yang menggunakan mobil maupun motor yang melintas di tempat tersebut.

blokir jalan
Awal (Korlap) Aksi Blokir jalan di Balla Tujua Dusun Puhe desa Bulo-Bulo bersama warga yang menuntut janji Pemerintah Desa atas Akta Tanah mereka -ANDI AWAL/SUARALIDIK.com

Perlu diketahui, bahwa di dalam lokasi jalan yang diblokir terdapat hunian warga dan kebun warga sehingga warga merasa kesulitan jika menggunakan kendaraan untuk mengangkut hasil buminya.

Anggota Dewan Dapil Bulukumpa juga terkesan menutup mata dan tidak pernah bersentuhan langsung dengan warga yang ada di dalam sini, ini akan kami tutup sampai kapan pun dan silahkan jika ada yang mau buka maka akan berhadapan dengan saya ” tegas Awal di dampingi warga Muh.Saleh dan Abdul Kadir, warga yang juga merasa di rugikan oleh Pemerintah Desa.

Awal mengatakan dirinya bersama warga sudah loyal kepada pemerintah dengan membayar kewajiban yakni Pajak namun Pemerintah Desa menyia-nyiakan mereka.

” Asap tidak dapat berlama-lama di gantang, nalar tidak mungkin selamanya di manipulasi. Pada waktunya nanti, semua manipulasi yang dilakukan Kepala Desa Bulo-Bulo akan terkuak. Bedah Rumah, Beras Raskin dan berbagai pembangunan Infrastruktur yang terbengkalai akan kami bongkar dan bawa keranah hukum. Bulo-Bulo mempunyai generasi muda yang tidak mungkin diberikan sejarah kelam akibat pemerintahan desa yang hanya mementingkan kepentingan sendiri dan golongannya ” kata Awal yang juga merupakan Ketua LSM LPPNRI Bulukumba tersebut.

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com