Jeritan Petani Pinrang ” Setiap Musim Panen Harga Gabah Anjlok Jauh Di Bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP)”

oleh
Petani Pinrang
Jeritan Petani Pinrang " Setiap Musim Panen Harga Gabah Anjlok Jauh Di Bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP)"

Lidik Pinrang – Kabupaten Pinrang adalah salah satu Wilayah Kabupaten provinsi sulawesi selatan yang kuat di sektor pangan ( Beras )Namun Para pengelolah ( Petani ) Merasa dirugikan dengan harga gabah yang tidak bersahabat setiap memasuki musim panen raya.

Setiap panen raya padi sering kali para petani menjerit karena harga Gabah anjlok jauh dibawah harga Pembelian Pemerintah(HPP),apalgi bila diperparah dengan musim hujan yang tinggi,jeritan tersebut akan kerap terdengar dan ramai diberitakan media Massa,karena Bulog tidak mampu menangani seluruh wilayah yg sedang Panen secara serentak.Apabila persoalan ini terus meluas maka akan menambah Tingkat kemiskinan dan mengganggu upaya Pencapaian Ketahanan Pangan di Kabupaten pinrang.

Sesuai informasi yang berhasil dihimpun oleh pers suaralidik.com bahwa saat ini pemerintah kabupaten pinrang akan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kab Pinrang dalam mengatasi masalah sosial dalam pencapaian ketahanan pangan.

Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kab. Pinrang Drs.ABDU,M.Si yang ditemui Diruang kerjanya hari ini 18/11/2016 mengungkapkan bahwa Badan Ketahanan Pangan(BKP) sedang dalam proses design Sebuah lembaga yaitu Penguatan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM)yang akan membantu dan mengatasi masalah Harga gabah yang anjlok setiap panen Raya.

Petani Pinrang
Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kab. Pinrang Drs.ABDU,M.Si, Jumat 18/11/2016

LDPM sebagai Lembaga Ekonomi di sini bertindak sebagai Buyer ( pembeli ) langsung ke para petani dengan harga minimal pada tingkat HPP dan dapat mengelolah gabah tersebut..lanjut Drs.ABDU,M.Si

Reporter : Rusdiyanto