Kabag Humas : Tak Ada Wabup Pemerintahan Kabgor Tetap Berjalan Baik

oleh

Kepala Bagian Humas dan Keprotokolan Kabupaten Gorontalo Rachmad Mohamad,(foto istimewa).

Gorontalo, Suaralidik.com – Tanggapan Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo (Kabgor) Provinsi Gorontalo Eman Mangopa terkait kekosongan Wakil Bupati (Wabup) Kabgor yang dinilai menghambat jalannya roda Pemerintahan, ditepis Kepala Bagian Humas dan Keprotokolan (Kabag Humas) Kabgor Rachmad Mohamad, menurutnya meski tak adanya Wabup pemerintahan yang dipimpin Prof Nelson Pomalingo ini tetap berjalan dengan baik.

“Selama menjalankan tugas, sepengetahuan kami yang ada dilapangan bahwa pemerintah daerah atau Bupati Gorontalo selalu melayani apa yang diinginkan masyarakat bahkan Dinas itu sendiri,”kata Kabag Humas Saat disambangi Awak media dirumah dinas Bupati Kamis 01/11/2018.

Saran maupun kritikan yang dilayangkan oleh Anggota DPRD dari fraksi PKS, pihaknya menghargai hal tersebut.

“Hanya saja penilaian kami selama pemerintahan ini masih berjalan dengan baik dan lancar, bahkan ketika Pak Bupati diluar Daerah pemerintahan tetap jalan. Sekda, Asisten bahkan Stap Ahli Bupati, daseluruh kepala OPD itu dipungsikan dengan baik,”tutur Rachmad.

kekesongan itu hanya orangnya, lanjut Rachmad, jika berbicara objektif dinilai adalah tugas-tugas pemerintah bukan wakil bupatinya yang tidak terisi.

“Yang diharapkan adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat itu selalu ada, sehingga dengan ada dan tidak adanya wabup alhamdulillah selama ini tetap berjalan dengan baik, pincangnya itu bukan orangnya, pincangnya itu bila tugas tugasnya tidak berjalan dengan baik, nah hingga saat ini Pemerintah masih konsisten menjalankan tugasnya,”tegas Kabag.

Ia menambahkan, tak menjadi sebuah alasan bila tak ada orangnya lalu tugas-tugasnya tidak jalan.

“Ketika seorang Sekda itu bisa mewakilkan Asisten, Asisten tidak berda ditempat bisa mewakilkan Kepala Dinasnya, jikalau Kadisnya tidak berada ditempat masih ada Sekretaris Dinas, ada Kabid dan Kasubid, ini adalah sistem yang ada di birokrasi,”papar Rachmad Mohamad,(***Rollink).