Kabid Damkar Takalar : Jika Ada Rumah Yang Kebakaran Segera Hubungi Damkar

oleh -23 views
Damkar Takalar
Kepala Bidang Damkar Takalar , Muh. Said, S.E

Takalar, Suaralidik.com – Polemik peristiwa kebakaran 1 unit rumah milik warga yang terjadi di Dusun Bontopoko, Kelurahan Pallantikan, Kecamatan Pattalassang kabupaten Takalar mendapat respon langsung dari Kepala Bidang Damkar Muh. Said, S.E. (15/11)

Pasalnya, beredar issu Tim Damkar Kabupaten Takalar terlambat tiba di lokasi hingga rumah yang kebakaran tanpa tuan rumah tersebut nyaris habis dilalap api.

Hal ini dibantah langsung oleh Muh.Said. Ia menjelaskan jika hal tersebut diduga menyudutkan petugas Damkar dan sepertinya agak tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi dilapangan.

” ini sepertinya menyudutkan saja dan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan, faktanya tim Damkar yang siaga di posko langsung menuju ke lokasi kebakaran seketika menerima informasi dari salah satu warga melalui sambungan telepon” bantah Said.

Lebih jauh dikatannya, bahwa 2 unit armada Damkar langsung berangkat usai terima informasi dari salah satu warga melalui telpon dan bahkan dirinya ikut serta dalam tim damkar menuju lokasi.

“Jadi, begini kronologinya kita semua dengan tim standby di posko, kemudian ada informasi masuk melalui telepon pribadi komandan regu pak kurniawan rimba jika ada kebakaran, saat itu saya dan kepala seksi langsung memimpin anggota ke lokasi kebakaran untuk pemadaman,”lanjut Said.

Ditempat yang sama, Kasatpol PP dan Damkar Takalar Muh.Alwi menambahkan jika pihaknya tidak pernah melakukan penundaan untuk action setiap ada informasi dari warga.

“Kita tidak pernah menunda-nunda, seketika ada informasi kebakaran masuk sekejap itu juga kita ke lokasi melakukan pemadaman. Hal yang kita sesalkan jika informasi yang masuk ke tim pemadam terlambat, lantas tim pemadam di anggap salah. Kita membutuhkan kerjasama dari warga, jika ada potensi kebakaran sebelum apinya membesar segera hubungi pemadam kebakaran,”kata Alwi

Pihaknya juga menghimbau jika setiap ada informasi yang disampaikan kepada masyarakat, harus sesuai dengan kondisi yang terjadi dilokasi.”katanya Said (***Rey)