Advertizing

banner 728x250

Kades Bonto Tengnga Sambut Baik Sosialisasi Desa Pengawasan Pemilu Bawaslu Sulsel

  • Bagikan
Bawaslu Sulsel menggelar sosialisasi Desa Pengawasan Pemilu di Desa Bonto Tengnga Sinjai Borong, Sabtu (17/07)||

Bawaslu Sulsel Sosialisasi Desa Pengawasan Pemilu di Bonto Tengnga Sinjai Borong

SINJAI,suaralidik.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar sosialisasi Desa Pengawasan Pemilu di Aula Kantor desa Bonto Tengnga Kecamatan Sinjai Borong Kabupaten Sinjai, Sabtu (17/07).

banner 728x250

Dalam sosialisasi ini, hadir Ketua Bawaslu Sulsel HL.Arumahi di dampingi Komisioner Bawaslu Sulsel diantaranya koordinator Divisi Pengawasan Amrayadi,SH sebagai Narasumber bersama Rektor Universitas Muhammadiyah Sinjai Dr.Umar Congge, Camat Sinjai Borong Agus Salam, Ketua Bawaslu Sinjai Muh.Rusmin, Kades Bonto Tengnga Kaswan Mahmud serta Babinsa Sertu Ramli dan masyarakat desa Bonto Tengnga.

” Dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu, Bawaslu Sulsel dan Bawaslu Sinjai tentu saja membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat. Harapannya, penyelenggaraan pemilu berjalan luber jurdil (langsung umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil), dan demokratis serta berintegritas,” ucap Arumahi saat memberikan sambutannya.

Menurut Arumahi, Pengawasan partisipatif penting dilakukan, terutama dalam mengawasi pemilu di ruang privat yang tidak tersentuh oleh pengawas pemilu. Apalagi, masyarakat merupakan pemilik kedaulatan tertinggi di negara demokrasi ini.

” Kegiatan sosialisasi seperti ini tidak lain tujuannya adalah bagaimana kami dari Bawaslu akan meningkatkan partisipasi pemilih atau pengawasan partisipatif, karena bisa jadi Bawaslu ini punya keterbatasan, di Bawaslu Kabupaten hanya punya 3 orang, di Kecamatan juga 3 orang, kemudian ditingkat Desa/Kelurahan hanya 1 orang. Dengan kondisi ini maka Bawaslu menyiasati dengan menyusun sebuah strategi dengan melibatkan unsur masyarakat sipil untuk terlibat dalam melakukan pengawasan, kami menyadari bahwa betapa pentingnya masyarakat untuk saling mengingatkan antara satu dengan yang lain tentang pelanggaran-pelanggaran tersebut,” tutur Arumahi.

Sementara itu Kades Bonto Tengnga Kaswan Mahmud mengapresiasi dan menyambut baik usaha-usaha Bawaslu Sulsel yang menempatkan desa Bonto Tengnga sebagai salah satunya desa di Sinjai dalam sosialisasi Pengawasan Pemilu.

“Pendidikan politik dalam masyarakat utamanya yang mengarah kepada pencegahan politik uang perlu dilakukan, tujuannya agar ada pemahaman masyarakat tentang efek negatif dari pelanggaran-pelanggaran Pemilu dan pemahaman terhadap aturan-aturan Pemilu,” kata Kaswan kepada redaksi suaralidik melalui sambungan WhatsApp.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *