Kadis Sosial Kotamobagu Bersiteru Dengan Warga Soal Batas Tanah

oleh

KOTAMOBAGU, Suaralidik.com – Beberapa bulan yang lalu warga Kotabangon, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Sumarni Mokodompit meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN), agar dapat meninjau kembali status tanah pekarangannya yang berbatasan dengan rumah Kepala Dinas Sosial kota Kotamobagu, Muliyadi Suratinoyo.

Menurut ibu Sumarni ada yang ganjal dengan letak batas tanah pekarangannya, ia meminta pihak berwajib agar melakukan pengukuran kembali sesuai dengan ukuran yang tertulis dalam sertifikat yang dikeluarkan BPN.

Kepala Seksi infrastruktur Pertanahan, Einstein Moendoeng, mengatakan akan segera melakukan rekonstruksi batas tanah dari kedua pihak.

“Kami akan melakukan rekonstruksi batas batas tanah dari kedua belah pihak sesuai dengan sertifikat yang ada pada keduanya yang terkait, dan sekali lagi bahwa BPN tidak memihak kepada siapapun, Ungkapnya saat dikonfirmasi awak media. Rabu (6/12/2017).

Sementara, Lurah Kotabangon Rohani Sugeha, menegaskan bahwa pihaknya hanya sebatas mediasi secara kekeluargaan saja, soal memutuskan situ bukan wewenangnya, “Lurah bukan Hakim, yang berhak memutuskan adalah Pengadilan,” ujarnya.

Di lanjutkannya lagi, memang dikelurahan Kotabangon paling menonjol kasus sengketa lahan. Namun setelah ada upaya dari pemerintah kelurahan untuk memediasi, maka dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

“Meskipun ada beberapa kasus juga yang sempat sampai di Pengadilan, Namun pada akhirnya balik juga diKelurahan dengan damai secara kekeluargaan,” tutupnya.