KAMI Dan GAM ” Rezim Jokowi Di Nilai Anti Demokrasi “

oleh
Rezim jokowi dinilai anti demokrasi

Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) yang tergabung dalam dua lembaga yakni Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) dan Himpunan Mahasiswa Liukang Tangaya (HIMALAYA-KAB.PANGKEP) melakukan aksi unjuk rasa di hari Hak Asasi Manusia (HAM) pada Sabtu (10/12/16).

Rezim jokowi dinilai anti demokrasi

Aksi yang di lakukan di pertigaan hertasning pettarani sambil membentangkan spanduk diwarnai dengan Pembakaran ban bekas.

Jenderal lapangan Junaedi dalam orasinya mengatakan rezim Jokowi anti demokrasi karena banyaknya pelanggaran-pelanggaran Hak Asasi Manusia yang terjadi di indonesia.

Maka itu, mereka menyatakan sikap seperti, Tegakkan UU pasal 28e ayat 3, usut tuntas kasus pembunuhan Aktivis HAM (Munir) yang kini berkas perkaranya di indikasi kuat dihilangkan, bebaskan seluruh Aktivis yang di tuduh Makar, hentikan kekerasan dan usut tuntas pelaku tindakan represif terhadap Jurnalis Indonesia, tegakkan Pancasila dan UUD 1945 tanpa Amandemen dan stop kriminalisasi hukum dan bebaskan aktivis yang dituduh pelaku pembakaran motor depan Unismuh Makassar.

Dalam bahasa orasi Koordinator mimbar Tamrin juga mengatakan hari ini di bawah kepemimpinan rezim Jokowi Widodo pancasila dan UUD 1945 dapat di intervensi oleh kepentingan politik sehingga amanah konstitusi semakin lemah. Tegasnya