Kampus IAIN Gorontalo Dinilai Lambat Cairkan Beasiswa Bonebol, Bupati : Kalau Itu Belum Ada Harus Diprotes !

oleh
Photo : Pihak Kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo Diimbau segera mencairkan Beasiswa Bonbel

Gorontalo, Suaralidik.Com –  Meskipun dana beasiswa sudah diterima lembaga perguruan tinggi, Namun hingga saat ini masih ada beberapa kampus yang belum mencairkan dana tersebut kepada mahasiswa penerima yang keseluruhannya merupakan mahasiswa dari Kabupaten Bone Bolango (Bonebol). Seperti halnya yang terjadi di Kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo seluruh mahasiswa masih belum juga menerima dana tersebut.

Informasi yang dirangkum, Meskipun sudah berjalan tiga minggu pasca di terimakan oleh Bupati Bone Bolango secara simbolis, namun beasiswa tersebut hingga kini tidak ada kabar yang jelas. Bahkan seluruh mahasiswa IAIN itu mengeluhkan dengan ketidak jelasan ini.

Seperti yang dikatakan oleh salah satu mahasiswa IAIN Gotontalo yang namanya tidak mau dipublish. Iaenjelaskam, bahwa meraka sampai dengan hari ini  tidak mengetahui nasib beasiswa mereka bahkan mereka mengaku sudah pegang kartu penerima.

“kami tidak tau harus bagaimana, disisi lain pihak pemerintah daerah Kabupaten Bone Bolango mengklaim bahwa dana tersebut sudah diterima lembaga Kampus, termasuk IAIN Gorontalo, namun hingga kini belun sampai ketangan kami,” ungkapnya.

“Kami tidak tahu harus bertanya kemana lagi, sedangkan informasinya di Kampus-kampus lain itu sudah cair dan sudah diterima oleh mahasiswa tanpa ada potongan apa, kenapa di IAIN ini sangat lambat sekali, jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan yang akan terjadi dengan nasib beasiswa kami,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bone Bolango, Hamim Pou saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp mengatakan, bahwa dana tersebut sudah berada di lembaga perguruan tinggi. “Beasiswa kepada penerima diserahkan ke kampus masing-masing melalui Mou Dikbud Bonebol dengan pihak kampus, Coba dicek kembali dan kalau tidak ada, pelayanan di Kampus harus diprotes,” kata bupati

Selain itu Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo. Lahaji Haedar, mengatakan dana tersebut sementara dalam proses “dana tersebut sementara diurus oleh bagian keuangan,” singkatnya.(**Ndy)