Kamran Memberikan Materi Pada Seminar Yang Digagas Oleh PC Pemuda Panca Marga Kab Bolmong

oleh
Foto Kamran Muchtar bersama dengan Dandim 1303, Camat Lolayan, Polsek lolayan dan Veteran bersama para Pelajar dan Generasi Muda
Foto ; Kamran Muchtar bersama dengan Dandim 1303, Camat Lolayan, Polsek lolayan dan Veteran bersama para Pelajar dan Generasi Muda

BOLMONG, Suaralidik.com – Pimpinan Cabang Pemuda Panca Marga Kabupaten Bolaang Mongondow, menyelanggarakan kegiatan seminar dalam rangka hari pahlawan tahun 2018, dengan tema menumbuhkan jiwa patriot di dalam diri insan muda Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan di Yadika Desa Kopandakan II, Kecamatan Lolayan Kamis (29/11/2018) ini, dihadiri oleh ketua-ketua pemuda serta para pelajar tingkat SMA dan SMK dan para veteran. Hadir juga dalam mengisi kegitan seminar tersebut yakni, Dandim 1303, Polsek Lolayan dan Camat Lolayan, Sementara yang menjadi pembicara dalam kegiatan seminar tersebut dari unsur TNI dalam hal ini Dandim 1303 Bolmong dan dari unsur Sipil mantan Wakil Ketua DPRD Kab Bolmong Kamran Muchtar, ST.

Pimpinan Cabang Pemuda Panca Marga (PPM) Kab Bolmong ibu Dra. RA Marham menyampaikan, bahwa PPM merupakan anak-anak dari para veteran pejuang RI. Adapun kegiatan seminar yang kami laksanakan pada hari ini dalam rangka memperingati hari pahlawan dengan mencoba mengangkat tema menumbuhkan jiwa patriot pada diri insan muda. Mengapa kami melaksanakan seminar dengan mengangkat tema ini, karena kami mengamati para pemuda saat ini tidak lagi memiliki daya juang, yang sedikit demi sedikit mulai terkikis dengan kecanggihan teknologi yang ada. “ini yang akan kami tumbuhkan kembali kepada generasi muda. Kami merasa terpanggil selaku anak-anak veteran pejuang yang berhimpun dalam wadah Pemuda Panca Marga Kab Bolmong,” ujar Marham.

Sementara itu Dandim 1303 saat memberikan pengantar pada acara seminar tersebut mengatakan, kemerdekaan RI bukan pemberian dari penjajah, melainkan melalui proses perjuangan yang sangat panjang. “Dengan mengorbankan nyawa, harta benda, tetesan darah dan air mata, baru kemerdekaan itu bisa kita raih. Kita yang ada sekarang punya kewajiban untuk mengisi kemerdekaan ini, supaya tidak kembali ke tangan penjajah. Bagaimana mengisi kemerdekaan ini tentu semua kita sesuaikan dengan tingkat kita masing-masing, untuk adik-adik pelajar tentu harus belajar dengan giat, untuk mengisi kemerdekaan ini,” imbuhnya.

Kamran muchtar yang menjadi pembicara tunggal pada seminar ini menyampaikan, agar para generasi muda untuk tidak melupakan sejarah bangsa ini dalam merebut kemerdekaan, semangat untuk menumbuhkan rasa dan jiwa patriot bagi para pelajar serta generasi muda harus disertai dengan tindakan. Patriotisme yang sejati akan memandang bangsanya dalam perspektif historis ; masa lampau, masa kini, dan masa depan. Untuk itu kata Kamran Patriotisme sejati harus bermodalkan nilai-nilai budaya dan rohani bangsa, berjuang masa kini dan menuju cita-cita yang ditetapkan, tandas Kamran.
“Dimasa sekarang kita masih dapat menjiwai semangat patriotisme dengan beberapa cara, antara lain dengan belajar kita diharapkan dapat menjadi agen-agen yang berguna dimasa depan. Kemudian bersikap kritis khususunya generasi muda kita, diharapkan memiliki sifat kritis terhadap hal apapun, kita harus mengetahui mana yang harus di bela dan mana yang harus dibenahi. Sehingga pada saatnya nanti bagian tersebut kita duduki, kita dapat bersikap semestinya. Jika merefleksikan apa yang terjadi akhir-akhir ini, generasi muda hanya cenderung ikut-ikutan dan tidak melihat secara global sehingga kadang keliru mengenai mana yang benar dan salah,” Tukasnya. (***Is)