Kasihan! Maksud Hati Menagih Retribusi Sampah, Petugas Wanita Ini Malah Kena Tampar

oleh
Hani, petugas penagih retribusi sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bukukumba yang mengaku ditampar.

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Kejadian tak mengenakkan menimpa salah seorang petugas penagih retribusi sampah (Kebersihan) Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Bulukumba.

Maksud hati ingin menagih iuran kebersihan, petugas perempuan bernama Hani itu malah kena semprot hingga tamparan oleh salah seorang warga yang diketahui bernama Syamsuddin. Jumat (6/10/17).

Hani, petugas penagih retribusi sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bukukumba yang mengaku ditampar.

Kepada Suaralidik.com Hani menceritakan awal kejadian bermula saat dirinya hendak menagih retribusi disekitar Jalan Samratulangi, Ujung Bulu, Bulukumba.

Di wilayah itu ia menyambangi satu persatu rumah masyarakat, untuk melakukan penagihan sebesar Rp.5000 perkepala rumah tangga, hingga sampai di rumah Syamsuddin yang tiba-tiba berontak.

“Saya jelaskan kalau warga di situ belum bayar 10 bulan, tiba-tiba ada bapak Syamsuddin itu datang marah-marah dirumah penduduk yang saya tagih,” kata Hani kepada Suaralidik.com, Jumat (6/10/17).

Tak sampai disitu, Hani yang tak mau meladeni Syamsuddin yang marah tanpa sebab itu berpindah ke rumah warga yang lain melakukan penagihan, namun tak disangkanya Syamsuddin malah mengikutinya. Disitulah ia mendapat tindakan fisik.

“Say pindah lagi sama warga lain, awalnya mau bayar tapi tidak jadi karena pak Syamsuddin datang memprovokasi. Sudah saya jelaskan beliau tidak mau dengar penjelasan saya. Saya kasi lihat peraturan dia tidak mau, malah saya didorong dan ditampar,” akunya dengan nada lirih.

Mendapat perlakuan tersebut Hani yang mengaku kena tampar pada bagian pipi sebelah kanan segera meninggalkan lokasi dan kembali ke kantor dinas lingkungan hidup untuk mengadukan kejadian tersebut. Ia tak mengetahui apa sebabnya sehingga mendapat perlakuan itu dalam menjalankan tugas, ia juga mengatakan tak pernah kenal dengan Syamsuddin apalagi bermasalah dengan orang tersebut.

“Saya ini baru bertugas di area itu. Saya memang ditugaskan untuk menagih warga yang sudah 10 bulan tidak membayar karena petugas sebelumnya malas namun saya malah ditampar di pipi kanan, tidak membekas karena pake kerudung, tapi sakitnya itu loh, waktu saya mau beranjak juga sempat ditahan sama pak Syamsuddin yang katanya pensiunan polisi itu, beruntung banyak warga yang menghalanginya,” ujar Hani.

Sementara, kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bulukumba, Misbawati A Wawo menjelaskan perihal yang menimpa anggontanya itu. Ia mengatakan Syamsuddin juga mendatangi kantor DLHK untuk klarifikasi.

“Ini kan tadi ada pengaduan dari ibu Hani. Lalu pelakunya (Syamsuddin) dengan kesadaranya sendiri datang kesini dan melapor bahwa ada kejadian seperti itu, namun dia membantah kalau telah melakukan tindakan fisik menampar seperti yang dikatakan ibu Hani,” kata Misbawati di kantor DLHK.

Indra Chaerunnisa