Kasihan!! Warga Tanuntung Herlang Keluhkan Tidak Ada Seorangpun Dokter di Puskesmas

oleh
Puskesmas Herlang
Warga Tanuntung Kecamatan Herlang mengeluh karena dokter yang sekiranya bertugas di Puskesmas Herlang tidak kelihatan selama dua pekan terakhir.Gambar diabadikan Selasa (4/7/17)

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com— Warga Tanuntung Kecamatan Herlang mengeluh karena dokter yang sekiranya bertugas di Puskesmas Herlang tidak kelihatan selama dua pekan terakhir.

Puskesmas Herlang
Warga Tanuntung Kecamatan Herlang mengeluh karena dokter yang sekiranya bertugas di Puskesmas Herlang tidak kelihatan selama dua pekan terakhir.Gambar diabadikan Selasa (4/7/17)

Sudah dua minggu dokter di Puskesmas tidak pernah masuk sehingga warga yang ingin berobat pelayanannya tidak maksimal,” kata Aswan Dg Bolong, Selasa (04/07/17).

Aswan mengungkapkan meskipun mereka warga kampung namun juga butuh adanya tenaga dokter profesional untuk menangani warga yang sedang sakit.

Kami warga butuh tenaga dokter yang profesional, bukan perawat yang legalitas nya masih dibawah standar ” keluh Aswan.

Menurutnya, dari info yang beredar bahwa pada bulan September nanti Puskesmas Herlang akan terakreditasi dan akan diusahakan adanyabdokrr, namun yang membuat dirinya bersama warga jatuh semangat saat seorang perawat menyampaikan bahwa dokter malas bertugas di Herlang karena warga yang hanya ribut.

Ini yang membuat kami merasa kecewa terhadap perawat dan tenaga dokter yang menganggap warga Tanuntung pada khususnya dan warga Herlang pada umumnya hanya sering buat ribut atau bising” ungkap Aswan.

Salah seorang perawat , Lisnawati mengatakan bahwa sebenarnya pihak Puskesmas Herlang telah mengajukan permohonan ke Dinas Kesehatan agar di tugaskan seorang tenaga dokter di Herlang.

Kami telah mengajukan permohonan untuk menugaskan dokter di Puskesmas Herlang namun hingga saat ini belum ada respon dari Dinas Kesehatan bahkan pengajuan kami telah 5 (lima) kali berturut-turut, mudah-mudahan info dari Kepala Puskesmas bapak Abbas bahwa permohonan kami akan segera terjawab dengan adanya penempatan tenaga dokter ” tutur Lisnawati. (BCHT/RED2)


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama