Kasus Ijasah Palsu, H. Amiruddin Mami SE, Anggota DPRD Takalar Resmi Tersangka

oleh
Surat Permohonan izin pemeriksaan Pemeriksaan Polres Talalar untuk Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.
Surat Permohonan izin Pemeriksaan Polres Talalar yang ditujukan kepada Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.

SuaraLidik.com, Terkait Kasus yang berpolemik di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar, Polres Kabupaten Takalar sudah menetapkan Amiruddin Mami,SE (Anggota DPRD Kab.Takalar) Sebagai tersangka terkait dugaan penggunaan ijazah palsu saat mendaftarkan diri di KPUD Kabupaten Takalar, saat ikut serta sebagai calon Anggota Legislatif periode 2014 dan sekarang masih menjabat sebagai Legislator dari Partai PDIP Kabupaten Talalar.

Kasus ini di kawal oleh tim Kantor Advokat Eggi Sudjana, Feldi Taha SH, dan Makmur Raona SH, sebagai Lowyer, dan Akbar HS, selaku Pelapor.
Kasat Reskrim AKP Alimuddin membenarkan “kemarin kami sudah menyurat ke Gubernur Sulawesi Selatan, tetapi di tolak dengan alasan bahwa harus Polda yang mengirim surat untuk meminta izin Tertulis dari bapak Gubernur untuk bisa di periksa”, AKP Alimuddin, Ungkapnya Saat di konfirmasi Via Seluler.

Feldi Taha SH, menyatakan bahwa, “Sesuai aturan KUHP, ketika 30 hari izin ke Gubernur dikirim dan belum ada balasan maka penyidik berhak memeriksa dan mungkin penyidik bsa menahan tersangka” Feldi Taha SH, Jelasnya.

Akbar HS, bersama lowyernya mengatakan, “kami mengapresiasi kinerja kepolisian, yang tidak pandang bulu dan tidak terpengaruh dengan proses politik yang ada, karena kita tau Takalar sementara melaksanakan Proses Pilkada dan Amiruddin adalah pendukung dari salahsatu Calon Bupati Petahana”, Akbar HS,
Akbar Tambahnya, “dimana ada terlapor orang terlapor AM,EH dan HN ketiganya merupakan Anggota DPRD Takalar”, Akbar HS, Pungkasnya saat di konfirmasi langsung.