Kasus Jenazah Ditandu Pakai Sarung, KKMB UIT Juga Desak Copot Kepala Perawat Puskesmas

oleh

MAKASSAR, Suaralidik.com – Aksi penggalangan dana 1.000 koin untuk pengadaan mobil jenazah di kabupaten Bulukumba masih terus dilakukan Ketua Kerukunan Mahasiswa Bulukumba (KKMB UIT). Bahkan hingga senin (28/8/17) malam, aksi terus dilanjutkan diberbagai titik.

Saril Ch, Ketua KKMB UIT mengatakan, Menyikapi isu pencopotan tersebut adalah salah satu sikap kongkrit pemerintah daerah dalam mengurangi tingkat kekecewaan dan rasa kepercayaan terhadap sistem pelayanan pemerintah di kalangan masyarakat atas jenazah yang di tandu tersebut dari PKM kajang ke rumah duka.

“Selain kepala puskesmas Kajang, kami pula meminta agar kepala perawat juga harus dicopot,” unkapnya.

Saril menilai kepala perawat tersebut juga berperang penting atas insiden jenazah (mappi). Agar dogma dogma yang berkembang di tengah masyarakat tidak terus berkelanjutan sehingga sistem pelayanan  dan kenyamanan berjalan dengan baik serta memperhatikan kejadian serupa tidak akan terulang kembali di sulawesi selatan terkhususnya di Puskesmas kajang kabupaten Bulukumba.

Selain itu, untuk mengantisipasi kejadian tersebut tak terjadi diseluruh kabupaten/kota di indonesia terkhusus di provinsi sulawesi selatan. Ia meminta pemerintah pusat dapat mengevaluasi atau menstandarisasi Peraturan Menteri Kesehatan No.71 Tahun 2013 pada Pasal 29 tentang Pelayanan Ambulance, serta mengajak pemerintah kabupaten Bulukumba untuk menjadi kabupaten pelopor perubahan Peraturan Menteri Kesehatan untuk masyarakat.

“Pemerintah kabupaten harus bertanggung jawab atas insiden yang terjadi di wilayahnya. Sekarang pemerintah kabupaten Bulukumba bukan lagi terfokus pada pencopotan Kapus Kajang yang menjalankan aturan tidak mengizinkan ambulance mengantar jenazah, melainkan pemerintah harus peka dan malu melihat kondisi pasca kejadian tersebut di wilayah kepemimpinannya,” tegas Saril.

Hingga pada malam hari ini, yang mengatas namakan kerukunan keluarga mahasiswa bulukumba (KKMB UIT) yang di koordinatori iqbal muhammad, masih terus melakukan Aksi seribu koin dan penggalangan dana terbuka yang Meminta dari seluruh pemerintah kabupaten di provinsi Sulawesi selatan untuk membantu pengadaan mobil jenazah di kabupaten Bulukumba, serta meminta kepada presiden Joko Widodo untuk menfasilitasi 1000 mobil jenazah pelayanan maksimal di kabupaten Bulukumba. (Ar/ )