Kawal Kasus Pengrusakan APK, Koordinator Bapele PPP Temui Bawaslu Kabgor

oleh -

Ketua tim Bapele PPP Sopyan Ishak bersama Ketua Bawaslu Kabgor Wahyudin Akili,(foto istimewa).

Gorontalo, Suaralidik.com – Untuk mengetahui perkembangan kasus pengrusakan APK PPP yang saat ini berproses di Bawaslu Kabupaten Gorontalo, koordinator tim Barisan Pembela Leluhur (Bapele) PPP Sopyan Ishak menemui ketua Bawaslu Wahyudin Akili, Senin 29/04/2019.

Usai melakukan pertemuan dengan ketua Bawaslu selama 30 menit, Sopyan Ishak kepada awak media mengungkapkan, pihaknya telah mendapatkan informasi dari Ketua Bawaslu, bahwa proses pemeriksaan saksi telah selesai dan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi ahli.

“Menurut ketua Bawaslu, pihaknya telah menyelesaikan pemeriksaan seluruh saksi, termasuk saksi ahli. Sore ini direncanakan perkara ini akan dilakukan pembahasan tingkat II di Gakumdu,”ungkap Sopyan.

Mantan ketua karang taruna kabupaten Goronyalo ini melanjutkan, dari hasil pembahasan tingkat II inilah yang nanti akan menentukan, apakah perkara ini dilanjutkan ke penyidikan dipihak Kepolisian atau dihentikan oleh Bawaslu.

“Kepada Ketua Bawaslu, saya menyampaikan dukungan sepenuhnya atas upaya keras dari pihak Bawaslu dan juga Gakumdu untuk membuktikan dugaan pelanggaran pidana pemilu dalam perkara ini,”ungkap Sopyan.

Mantan Jubir Bupati Gorontalo ini juga menjelaskan, tujuan PPP hanya ingin memberikan pelajaran dan efek jera kepada oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga kedepan tidak ada lagi kejadian seperti ini.

“Gesekan politik ini jangan sampai mengikis akal sehat kita, hingga berbuat yang tidak sepatutnya dilakukan. Bravo Bawaslu dipundak kalian integritas Demokrasi bangsa ini kami sandarkan,”tutup Sopyan Ishak.

Ditenpat yang sama Ketua Bawaslu Wahyudin Akili menegaskan, dalam menangani setiap perkara pihaknya besikap normatif dan objektif tampa interfensi dari pihak mana pun.

“Hari ini kita akan bahas bersama Gakumdu, apakah perkara ini dilanjutkan kepihak kepolisan atau kita hentikan.”tegas Ketua.

“Kami perlu tegaskan, kami bekerja secara profesional tampa interfensi dari pihak manapun, jika alat bukti mendukung maka kita akan naikan keproses selanjutnya dan bila tidak maka kami hentikan.”lanjut Ketua Bawaslu.”(***Rollink).