Kebakaran Kapal Pengangkut Batubara, Syahbandar Bulukumba BAP Nakhoda Kapal

oleh
syahbandar
yahbandar Bulukumba melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap Nahkoda kapal TB Herlina 07 dan BG Soekawati 206

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com – Syahbandar Bulukumba melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap Nahkoda kapal TB Herlina 07 dan BG Soekawati 206 bertempat di Kantor unit penyelenggara pelaksana Pelabuhan Kelas 3 Leppee Kabupaten Bulukumba, Kamis ( 27/7/17)

syahbandar
yahbandar Bulukumba melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap Nahkoda kapal TB Herlina 07 dan BG Soekawati 206

Pemeriksaan BAP dilakukan oleh Umar selaku pemeriksa kelaik lautan kapal untuk memperjelas kembali kronologi terbakarnya muatan batu bara di BG Soekawati 206 yang sampai hari ini masih mengeluarkan asap walau hari sebelumnya sudah dilakukan penanganan oleh pihak Damkar dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba.

Dalam pemeriksaan terhadap nachoda TB Herlina 07, Rimba Cakra dan Chief Enginer KKM,Tyo Saputra menjelaskan bahwa dirinya dan crew sejak melihat ada asap dan bara api yang keluar dari muatannya langsung melakukan tindakan penyiraman dengan mempergunakan alkom dan peralatan yang ada berupa 2 drum cimikal namun tidak mampu akhirnya melakukan koordinasi dengan pelabuhan terdekat.

Alhamdulillah dapat sandar di Pelabuhan Leppee dan mendapat perhatian dari Syahbandar juga Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam hal ini Bupati Kabupaten Bulukumba, Andi Sukri Sappewali yang terjun langsung menyaksikan bara api yang dikeluarkan dari tumpukan batu bara tersebut“ujar Rimba Cakra.

Sementara itu diruang kerja Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pengelola Pelabuhan Kelas III Bulukumba, H.Adam Sabri, kepada SuaraLidik.com mengatakan sudah menjadi tugas dan tanggung jawab utama yang harus dilaksanakan dalam memberikan pelayanan yang baik terhadap para pelaut-pelaut kita yang ditimpa musibah atau kecelakaan dilaut.

” Cuma saja keterbatasan kita adalah sarana kita belum menunjang, belum ada kapal patroli dan lebih lagi kapal pemadam laut” tutur Adam Sabri. ( WISS/RED2)