Kebangsaan dan Bela Negara dalam Kuliah Umum Stikes Panrita Husada

oleh
Dandim 1411 Bulukumba,Letkol (Arm) Sutikno saat memberikan materi Kuliah Umum di Stikes Panrita Husada Bulukumba,Jumat (14/10)/SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com,BULUKUMBA- Sebanyak 350 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Panrita Husada Bulukumba mengikuti kuliah umum wawasan kebangsaan dan bela negara pada Jum’at (14/10), di Auditorium Stikes PH di Desa Taccorong Kecamatan Gantarang.

Acara ini diramaikan oleh pemateri Dandim 1411 Bulukumba, Letkol (Arm) Sutikno, SPd, serta turut hadir Pasiter Kodim 1411, Letda (Inf) Jabbar, Wakil ketua III ASRUL M.Kes bersama Ketua jurusan dan perwakilan Dosen.

Letkol (Arm) Sutikno mengatakan kuliah umum dengan materi wawasan kebangsaan dan bela negara merupakan upaya Kodim 1411 Bulukumba untuk menggalakkan gerakan bela negara yang digagas pemerintah. Dan menurut Dandim,materi ini sangat penting karena nilai – nilai kebangsaan mulai terkikis. Empat pilar kebangsaan itu (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika).

Kondisi seperti sekarang ini banyak paham – paham radikal yang setiap saat bisa masuk kepada siapa pun. Justru dengan kuliah umum ini kami ingin memagari mahasiswa Stikes Panrita Husada agar terhindar dari paham – paham yang keblinger itu,” kata Sutikno dalam Kuliah umumnya.

Dandim 1411 Bulukumba,Letkol (Arm) Sutikno saat memberikan materi Kuliah Umum di Stikes Panrita Husada Bulukumba,Jumat (14/10)/SUARALIDIK.com
Dandim 1411 Bulukumba,Letkol (Arm) Sutikno saat memberikan materi Kuliah Umum di Stikes Panrita Husada Bulukumba,Jumat (14/10)/SUARALIDIK.com

Lebih lanjut,Sutikno mengatakan, mahasiswa merupakan generasi penerus yang dapat menjaga dan melindungi bangsa dan negaranya. Maka dari itu, mereka perlu mendapatkan suatu bimbingan sekaligus pembekalan, berkaitan dengan wawasan kebangsaan untuk bisa mencintai bangsa dan negaranya.

Wawasan kebangsaan bagi generasi muda seperti mahasiswa sangat dibutuhkan saat ini, agar bangsa Indonesia, putra bangsa bisa lebih mengenal secara mendalam akan negaranya sendiri,” ujar pria yang baru dua bulan menjabat sebagai Dandim 1411 Bulukumba itu.

Kewajiban membela negara dari ancaman pihak luar menurut orang nomor satu di Kodim 1411 Bulukumba tersebut bukan dengan mengangkat senjata ataupun kontak secara fisik, namun lebih keseriusan dalam pendidikan dan mampu memaknai situasi yang berkembang di era global.

Kita harus memahami ada yang namanya Proxy War, di mana bangsa lain yang ingin menghancurkan bangsa lainnya cukup hanya mengirimkan biaya perang mengirim kehancuran tersebut bukan secara fisik tapi non fisik.” paparnya.

Di akhir acara kuliah umum tersebut, diadakan sesi tanya-jawab dari Mahasiswa kepada pemateri.

REPORTER; muhardi

REDAKSI SUARALIDIK.com