Kecam Pernyataan Presiden Trump, Ormas KPPPI Serukan Gerakan “Save Palestina”

oleh

suaralidik.com–ORMAS KPPPI (Korps Pejuang Pemuda Pemudi Indonesia) melontarkan kecaman keras terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald J. Trump dengan membuat pernyataan sikap berbentuk rilis pada jumat (08/12). Tindakan ini terkait komentar Trump yang mengumumkan pengakuaannya atas Yerusalem sebagai Ibukota Israel, selasa (6/12) lalu.

Menurut KPPPI, pernyataan Donald Trump ini merupakan langkah yang fatal dan salah dalam upaya penyelesaian konflik antara Negara Palestina dengan Zionis Israel. Penyelesaian konflik kedua negara tersebut mestinya harus diselesaikan secara dialog konstruktif, dengan mempertimbangkan aspirasi dan kepentingan kedua belah pihak.

Melihat perkembangan dalam konteks ini, Ormas KPPPI berharap PBB bisa mengambil langkah cepat dan tepat.

“Dalam kasus ini, PBB harus punya sikap tegas, dalam kaitan untuk menjaga Perdamaian Dunia Internasional.” Tulis Hasniati SH. MH, Ketua Umum KPPPI dalam rilisnya.

Hasniati menjelaskan, secara perjalanan riwayatnya, Yerusalem adala kota yang sangat bersejarah bagi bangsa-bangsa di Timur Tengah, bahkan dunia. Oleh karena itu, KPPPI memandang bahwa, konflik mengenai Yerusalem akan merusak perdamaian dunia internasional. Jika penetapan Yerussalem sebagai ibu kota ini dipaksakan oleh pemerintah Amerika dan Israel, maka bakal menjadi konflik besar di Kawasan Negara-Negara Timur Tengah.

“Seharusnya, Pemerintah Amerika bisa memposisikan diri sebagai “jembatan” untuk mendamaikan kedua Negara tersebut, dengan skema jalan berkeadilan bagi semua pihak, khususnya Negara Palestina.” Tambah Hasniati.

Atas dasar itulah, Ormas KPPPI kemudian mengecam dengan keras keputusan Presiden Donald Trump, yang secara sepihak mengakui dan  menetapkan Yerusalem, sebagai Ibukota Israel. Parahnya lagi, pengakuan ini dibarengi dengan pemindahan Kantor Kedutaan Besar Amerika ke Yerusalem.

“Menurut Kami KPPPI, selain menabrak jalan damai, maka pengakuan ini juga sangat melukai hati Umat Islam, sehingga dikhawatirkan bisa memicu konflik di Timur Tengah, maupun di negara-negara lainnya.”

KPPPI juga menghimbau kepada seluruh Umat Islam di dunia, untuk dapat mendoakan saudara-saudara muslim di Kota Yerusalem dan seluruh wilayah Negara Palestina.

Selain itu, KPPPI juga menaruh harapan kepada Pemerintah Indonesia agar cepat merespon dan mengambil langkah-langkah tegas terkait isu yang sudah beredar ini, atas nama kemanusiaan dan solidaritas sebagai Umat Muslim. Dalam pernyataan ini, KPPPI kemudian menyerukan gerakan “Save Palestina”. Terakhir, Ormas ini berharap semoga Zionis Israel mau berlapang dada dan damai dengan Negara Palestina.

“Begitu juga Presiden Trump, semoga cepat sadar dan bisa berpikir jernih, demi kemanusiaan dan perdamaian dunia.” Tutup Hasniati dalam pernyataannya.