Kecewa Buku Nikah Dibakar, YH Bacok Istrinya Hingga Tewas

oleh

Pelaku YH saat diinterogasi pihak kepolisian,(foto istimewa).

Gorontalo, Suaralidik.com – Diduga karena emosi buku nikah dibakar, YH (44), warga Kelurahan Bongohulawa Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo (kabgor) Provinsi Gorontalo tega membacok istrinya SA (34) hingga tewas.

Peristiwa ini terjadi pada Senin malam 26/11/2018. Menurut pengakuan Pelaku (YH) kepada Suaralidik.com menuturkan, sat ia sedang menerima telepon dari temannya, tiba-tiba istrinya mendatangi sambil marah-marah dan ikut campur. YH pun menegur SA serta meminta untuk tidak ikut campur dalam urusan laki-laki.

SA yang tak terima dengan perkataan YH cerjadi cekcok antara keduanya, SA langsung keluar meninggalkan rumah dan kemudian kembali lagi melewati pintu depan rumah dengan membanting pintu. SA mengancam akan membakar akta lahir, buku nikah dan kartu keluarga milik mereka.

YH mengira hal itu tak mungkin dilakukan SH. Namun ternyata SH benar membakarnya. YH yang tak terima, marah besar dan meraih parang yang ada di meja, dan mengayunkan parang ke arah pinggul SA.

“Saya melihat, begitu banyak darah mengalir di lantai, di situ saya sadar dan langsung bertiak. Ternyata apa yang saya gunakan adalah parang dapur. Waktu itu tak ada siapapun mendengar teriakan itu, hanya anak bungsu yang masih kecil berada di rumah,” kata YH, Kamis 29/11/2018.

SA meninggal dunia pada Rabu pagi, 28/11/2018, meski sempat dilakukan pertolongan medis. Dan YH telah diamankan kepolisian bersama barang bukti.

Waka Polsek Limboto IPDA Mat Tarib kepada awak media membenarkan kejadian tersebut dan telah melakukan penahanan terhadap tersangka.

“Kepada tersangka YH dijerat Pasal 44 Ayat 3 UU no 23 Tahun 2004 Tentang PKDRT dan mengakibatkan seseorang meninggal dunia dengan ancaman 15 tahun penjara,”tutur Wakapolsek,(***Rollink).