Kejurda Pencak Silat Wil II, Sekda : Tingkatkan Pencak Silat Sebagai Budaya

oleh -
Foto : Sekda Gorut Ridwan Yasin SH MH memukul gong saat membuka kejurda pencak silat wilayah ll, Rabu 16/01/2019.(foto dok. humas).

Gorontalo Utara, Suaralidik.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) Ridwan Yasin,SH,MH membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) sirkuit pencak silat wilayah II Kabupaten Gorut dan Kabupaten Gorontalo, yang dilaksanakan di aula Gerbang Emas, Rabu (16/01/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh 5 perguruan pencak silat dari kabupaten Gorut dan kabupaten Gorontalo. Serta dihadiri pengurus pengda pencak silat Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Gorut, Ketua Harian Koni yang juga Wakil Ketua II, l DPRD Gorut Djafar Ismail dan Lukman Botutihe.

Dalam sambutannya, Ridwan Yasin mengapresiasi atas digelarnya kejurda sirkuit pencak silat wilayah II ini.

“Apresiasi setinggi-tingginya atas dilaksanakannya kejurda ini. Tentu berbicara pencak silat, maka kita sudah harus meningkatkan pencak silat sebagai budaya kita, perlu ditingkatkan dari bawah, mulai dari dusun hingga ke tingkat nasional,” tutur Sekda.

Menurut Ridwan, pemda Gorut tentunya mendukung pengembangan prestasi olahraga di daerah ini, termasuk pencak silat. Namun tentu, dibutuhkan peran semua pihak, terlebih dukungan legislatif, dalam hal ini DPRD Kabupaten Gorut.

Karena, kata Ridwan, dalam memperjuangkan setiap program, tentunya membutuhkan anggaran.

“Olehnya butuh peran dari DPRD yang ada tim banggar didalamnya. Bagaimana, ada anggaran yang bisa diakomodir untuk pengembangan olahraga, termasuk pencak silat didalamnya. Karena penentu program adalah anggaran dan ini bergantung pada tim banggar,” ujar Ridwan.

Lebih lanjut Ridwan Yasin, apalagi di tahun 2020 nanti Kabupaten Gorut akan menjadi tuan rumah pekan olahraga provinsi (porprov) yang tentu membutuhkan peran serta semua pihak, eksekutif, legislatif dan masyarakat.

Sementara itu Akademisi UNG yang juga pemerhati Langga (Pencak silat) Dr. Hartono Hajarati turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Dosen Kepelatihan Olahraga UNG itu menyarankan agar kegiatan seperti itu secara periodik digelar.

“Sudah saatnya Gorontalo Raya menghasilkan pesilat-pesilat handal yang bisa berbicara ditingkat nasional dan internasional,”pungkas Hartono.(***Thoger).