Keluarga Pasien Kecelakaan Menyayangkan Pelayanan RSUD Bantaeng, Ini Kata Pihak Rumah Sakit

  • Bagikan
RSUD Bantaeng
Dok. Gambar Pasien yang mendapat kunjungan dari Anggota JPKP di RSUD Bantaeng

Bantaeng, suaralidik.com – Keluarga Andi Duni Asis (48), pasien Kecelakaan yang meninggal dunia di RSUD Bantaeng Sulawesi Selatan menyimpan kekecewaan mendalam terhadap pihak rumah sakit. Keluarga korban menyayangkan tindakan penelantaran dan lambatnya penanganan rumah sakit.

Kekecewaan itu diungkapkan oleh Andi Nurlinda Anak korban di rumahnya di Kelurahan Bonto Atu Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan,  (10/6/2021).

“Saya sangat kecewa atas pelayanan RSUD Bantaeng, yang seharusnya ayah saya dipindahkan keruang ICU, justru dikirim ke Bansal hanya karena terkendala masalah administrasi,” Ucapnya

Ia pun menambahkan, Penanganan maksimalĀ  baru dilakukan pihak RSUD Bantaeng setelah ayah saya dirawat selama 3 hari, dan itupun nanti setelah datangnya orang JPKP bertemu dengan bendahara RSUD barulah ayah saya dipindahkan ke ruang ICU.

Sementara Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Bantaeng dr.Hikmawati yang ditemui diruang kerjanya membantah tudingan tersebut.

Menurutnya, pihak rumah sakit sudah melakukan tindakan Maksimal sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) RSUD Bantaeng.

“Kami sudah melakukan tindakan medis secara maksimal sesuai SOP RSUD Bantaeng, dan Pasien kecelakaan itu sebenarnya sudah mau kita rujuk ke makassar untuk ditangani dokter Ahli Bedah Saraf, namun pihak keluarga pasien menolak,”Ucap dr.Hikmah

Ia pun menambahkan, pihak keluarga sudah menandatangi surat pernyataan penolakan untuk dirujuk ke Makassar maupun keruang ICU, itu tertanggal 5 Juni 2021, tutup dr.Hikmah

Pasien Kecelakaan menghembuskan nafas terakhir di RSUD Bantaeng pada tanggal 7 April 2021, setelah menjalani perawatan secara intensif selama 3 Hari.

(Rsd**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *